Breaking News:

Gejala-gejala Terinfeksi Covid-19 Omicron yang Menyerang Orang Sudah Divaksin, Ada 2 Tanda Awal

9 gejala Covid-19 varian Omicron yang dirasakan pada orang yang sudah divaksinasi penuh serta 2 tanda awal yang dirasakan.

Editor: Dhimas Yanuar
ccnmredmond
9 gejala Covid-19 varian Omicron yang dirasakan pada orang yang sudah divaksinasi penuh serta 2 tanda awal yang dirasakan. 

TRIBUNSTYLE.COM - Simak gejala-gejala terinfeksi Covid-19 Omicron setelah divaksinasi, ada 2 tanda awal yang dirasakan.

Virus corona Covid-19 Omicron semakin menyebar di Indonesia.

Dan nyatanya, meski sudah divaksin masih banyak warga yang terinfeksi.

Baca juga: WASPADAI 9 Gejala Omicron yang Menyerang Orang yang Sudah Divaksinasi Penuh, Termasuk Mual & Bersin

Baca juga: KEMENKES Prediksi Puncak Omicron Akhir Februari hingga Awal Maret, Kasus Bisa Meroket 300 Ribu

Ilustrasi Covid-19 Varian Omicron.
Ilustrasi Covid-19 Varian Omicron. (KOMPAS.com/Akbar Bhayu Tamtomo)

Meski begitu, vaksinasi masih menjadi senjata yang ampuh untuk melawan pandemi, terutama untuk mengurangi risiko sakit parah bahkan kematian.

Orang yang sudah divaksin penuh masih bisa terpapar Covid-19 varian terbaru ini.

Berikut beberapa gejala Omicron paling umum yang terjadi pada seseorang yang sudah divaksinasi lengkap, serta dua tanda awal yang mungkin dirasakan, seperti yang dikutip dari The Independent.

Menurut para ahli, sembilan gejala utama yang dialami oleh orang yang sudah divaksinasi lengkap dan mendapat suntikan booster adalah: pilek, sakit tenggorokan, bersin, sakit kepala, batuk, mual, nyeri otot, ruam kulit, dan diare.

Sifat gejala Omicron yang ringan membuat sulit bagi orang untuk membedakannya dari flu biasa.

Namun, menurut Profesor Tim Spector, pembuat Aplikasi Studi Gejala ZOE, "sekitar 50% dari 'pilek baru' saat ini sebenarnya adalah Covid".

2 gejala awal Omicron

Para ahli menyebut ada dua gejala berbeda yang bisa menjadi tanda kemungkinan positif Covid-19, yaitu kelelahan dan pusing/pingsan.

Lebih dari sekadar merasa lelah, kelelahan yang dimaksud yaitu nyeri tubuh hingga menyebabkan otot sakit atau lemah, sakit kepala, bahkan penglihatan kabur dan kehilangan nafsu makan.

Dr Angelique Coetzee, seorang praktisi swasta dan ketua Asosiasi Medis Afrika Selatan, mengatakan kepada Good Morning Britain bahwa "kelelahan" adalah salah satu gejala utama Omicron ketika varian itu pecah di Afrika Selatan.

Faktanya, 40 persen wanita melaporkan bahwa mereka mengalami kelelahan akibat Covid dibandingkan dengan sepertiga pria, menurut jajak pendapat oleh Web MD yang menanyakan kepada pengguna aplikasi seberapa sering mereka mengalami kelelahan dari 23 Desember hingga 4 Januari.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved