Breaking News:

6 Makanan dan Minuman yang Dapat Meningkatkan Risiko Terkena Penyakit Kanker, Daging hingga Soda

6 Makanan dan minuman yang dapat meningkatkan risiko terkena penyakit kanker, dari daging hingga soda.

Tayang:
Tidbits Mag
6 Makanan dan minuman yang dapat meningkatkan risiko terkena penyakit kanker, dari daging hingga soda 

TRIBUNSTYLE.COM - 6 Makanan dan minuman yang dapat meningkatkan risiko terkena penyakit kanker, dari daging hingga soda.

Kanker merupakan salah satu penyakit yang menyebabkan kematian utama di seluruh dunia.

Salah satu faktor yang dapat meningkatkan risiko terjadinya perubahan ini adalah gaya hidup yang tidak sehat.

Seperti kebiasaan mengonsumsi makanan instan, makanan berlemak, dan minuman beralkohol.

Makanan dan minuman tertentu dapat meningkatkan risiko berkembangnya kanker di dalam tubuh.

Terutama jika dikonsumsi secara berlebihan atau terlalu sering.

Berikut 6 makanan dan minuman yang dapat memicu terkena kanker.

1. Daging Merah

Daging
Daging (freepik.com/ valeria_aksakova)

Baca juga: 10 Manfaat Luar Biasa Makan Bawang Bombay Bagi Kesehatan, Anti Kanker hingga Melancarkan Pencernaan

Baca juga: 7 Manfaat Oatmeal untuk Kesehatan yang Jarang Diketahui, Termasuk Mengurangi Risiko Kanker Usus

Konsumsi daging merah termasuk jeroan dari binatang berkaki empat seperti daging sapi dan kambing perlu dibatasi.

Melansir On Health, daging merah memang termasuk asupan protein yang diperlukan tubuh.

Namun, konsumsi daging merah berlebihan dapat menyebabkan kanker usus besar.

Selain itu, daging merah juga tinggi lemak jenuh tak sehat yang bisa meningkatkan risiko kanker payudara dan kanker prostat.

2. Daging Olahan atau Makanan Kalengan

Ilustrasi makanan kaleng
Ilustrasi makanan kaleng (kompas.com)

Daging olahan adalah protein hewani yang diproses lewat pengasapan, pengasinan, pengawetan, dan ditambahi bawah kimia tambahan agar lebih awet.

Daging olahan seperti sosis, kornet, ham, burger, bacon, dan pepperoni juga berpotensi meningkatkan risiko kanker.

Dilansir dari Healthline, lembaga penelitian kanker internasional, IARC, menyebut daging olahan mengandung senyawa yang bersifat karsinogenik.

Itu adalah senyawa yang bisa meningkatkan risiko penyakit kanker.

3. Minuman Manis atau Bersoda

Minuman bersoda
Minuman bersoda (thegoodshoppingguide.com)

Segelas minuman manis atau bersoda memang menyegarkan dan cocok disandingkan dengan makanan lezat.

Namun, jika diminum terlalu sering, akan meningkatkan berat badan, dan risiko kanker pun naik.

Kelebihan berat badan atau obesitas termasuk faktor penyebab kanker.

Rupanya, minuman bersoda juga mengandung senyawa karsinogenik.

4. Minuman Panas

minum air panas
minum air panas (naradanews.com)

Tak disangka, minum minuman yang panas rupanya juga bisa meningkatkan risiko penyakit kanker.

Sebenarnya, minum minuman panas dengan panas yang wajar masih aman dikonsumsi sehari-hari.

Minum minuman panas yang terlalu panas lah yang akan menyebabkan penyakit kanker.

Jika itu terlalu sering dilakukan, maka kerongkongan bisa terbakar dan kanker pun menyerang.

Disarankan, minum minuman panas yang tidak melebihi suhu 65,5 derajat celcius untuk menghindari risiko penyakit kanker.

5. Minuman Beralkohol

Ilustrasi minuman alkohol
Ilustrasi minuman alkohol (ThinkStockphotos)

Minum alkohol sebanyak dua sampai tiga gelas per hari dapat meningkatkan risiko terkena kanker usus besar sampai 20 persen.

Konsumsi alkohol berlebihan juga dapat menyebabkan kanker payudara dan menurunkan sistem daya tahan tubuh.

Sementara itu, menurut National Toxicology Program, orang yang sering mengonsumsi minuman beralkohol hingga lebih dari 2 ons per hari akan meningkatkan risiko kanker mulut dan tenggorokan.

6. Makanan yang dibakar atau diasap

ilustrasi makanan bakaran
ilustrasi makanan bakaran (kompas)

Makanan yang dibakar atau diasap memiliki kandungan hidrokarbon aromatik polisiklik, yang memiliki efek karsinogenik atau memicu kanker.

Selain pada makanan yang dibakar atau diasap, hidrokarbon aromatik polisiklik dapat ditemukan juga pada asap rokok, asap kebakaran, dan asap lainnya. 

Dalam jumlah kecil, senyawa ini juga ditemukan pada minyak, kopi, dan sosis.

Selain meningkatkan risiko kanker otak, hidrokarbon aromatik polisiklik juga dapat menjadi pemicu kanker lambung, paru, hati, rahim, kandung kemih, dan kulit.

(TribunStyle.com/Ika Bramasti).

Baca artikel terkait tips kesehatan lainnya di sini..

Sumber: TribunStyle.com
Tags:
makananminumankanker
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved