Breaking News:

Hiburan Korea

30 Profesor dan Sarjana Korea Beri Petisi Disney Plus & Bicarakan Keprihatinan Sejarah di 'Snowdrop'

Lebih dari 30 profesor besar dan sarjana studi Korea telah berkumpul untuk mengajukan petisi resmi kepada presiden Disney Plus Asia-Pasifik.

Soompi
Petisi mengenai 'Snowdrop' kembali dibuat dan diajukan Disney Plus 

TRIBUNSTYLE.COM - Petisi mengenai 'Snowdrop' kembali dibuat dan diajukan Disney Plus.

Lebih dari 30 profesor besar dan sarjana studi Korea telah berkumpul untuk mengajukan petisi resmi kepada presiden Disney Plus Asia-Pasifik mengenai keprihatinan sejarah atas drama JTBC 'Snowdrop.' 

Disusun bersama oleh profesor studi Korea dari institusi seperti Ewha Womans University, Pusan ​​National University, The George Washington University, dan banyak lagi.

Serta kandidat Ph.D dari Princeton University, Harvard University, University of Toronto, dll, petisi tersebut membahas dua keprihatinan sejarah utama dalam drama 'Snowdrop'. 

Petisi itu dimulai dengan menyatakan:

"Kami tidak menulis untuk meminta Anda menghentikan streaming pertunjukan.

Cuplikan drama Korea Snowdrop
Petisi tersebut membahas dua keprihatinan sejarah utama dalam drama 'Snowdrop' (Kolase Instagram/jtbcdrama)

Baca juga: Jisoo BLACKPINK Ikut Berduka, Unggah Foto Menyentuh Bersama Mendiang Kim Mi Soo Snowdrop

Baca juga: BIKIN Baper, Inilah Kompilasi Momen Romantis Jisoo BLACKPINK dan Jung Hae In di Drama Snowdrop

Sebaliknya, kami menulis untuk meminta perusahaan Anda mencari ahli..

Untuk memeriksa dengan cermat referensi sejarah yang dibuat dalam drama, dan pertimbangkan sendiri bagaimana referensi sejarah tersebut digunakan.

Kami membuat permintaan ini karena kami tidak percaya bahwa Disney Plus sebagai platform global menyadari konteks sejarah dan sosial politik di mana acara ini ada.

Disney Plus diminta
Disney Plus diminta memeriksa dengan cermat referensi untuk Snowdrop yang membawa sejarah Korea (Kolase Instagram/jtbcdrama)

Kami percaya bahwa platform harus membuat keputusan yang tepat ketika menyiarkan secara global sebuah acara yang dibuat dalam sejarah Korea, yang masih relevan (1987),"  dikutip dari Allkpop Selasa (11/1/2022).

Kekhawatiran pertama para pembuat petisi membahas referensi ke tokoh sejarah kehidupan nyata Cheon Young Cho dalam pemodelan karakter utama wanita.

Sebuah masalah yang sebelumnya menjadi berita utama bahkan sebelum pemutaran perdana drama.

Petisi tersebut juga membahas referensi potensial untuk suami Cheon Young Cho, yaitu Jeong Mun Hwa, aktivis gerakan demokrasi lainnya.

Baca juga: Muncul Spekulasi Jisoo BLACKPINK Selama Ini Bungkam Terhadap Kontroversi Snowdrop Karena Fandomnya

Perhatian kedua membahas karakter Eun Chang Su yang diperankan oleh Heo Jun Ho, yaitu ayah dari pemeran utama wanita Eun Young Ro yang diperankan oleh Jisoo BLACKPINK.

Halaman
123
Sumber: TribunStyle.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved