Mengenang Mohammad Yamin; Tokoh Penulis Teks Sumpah Pemuda, Sastrawan Pencetus Bahasa Nasional
Mengenal sosok Mohammad Yamin, sastrawan penulis teks Sumpah Pemuda, pencetus gagasan bahasa pemersatu bangsa.
Penulis: Gigih Panggayuh Utomo
Editor: Triroessita Intan Pertiwi
TRIBUNSTYLE.COM - Mengenal sosok Mohammad Yamin, sastrawan penulis teks Sumpah Pemuda, pencetus gagasan bahasa pemersatu bangsa.
Setiap 28 Oktober, rakyat Indonesia memperingati Hari Sumpah Pemuda.
Sumpah itu adalah tonggak utama dalam sejarah pergerakan kemerdekaan Indonesia.
Adapun yang dimaksud Sumpah Pemuda adalah keputusan Kongres Pemuda Kedua yang digelar dua hari, 27-28 Oktober 1928.
Salah satu tokoh yang berjasa mencuatkan gagasan tentang negara persatuan yakni Mohammad Yamin.
Perannya sangat penting dalam mempersatukan pemuda, melalui bahasa sebagai pemersatu bangsa.
Baca juga: Sumpah Pemuda, bukan Berbahasa Satu, tapi Menjunjung Tinggi Bahasa Persatuan, Ini Sejarahnya
Baca juga: Profil Gunawan Maryanto, Pemeran Wiji Thukul Film Istirahatlah Kata-Kata, Meninggal 6 Oktober 2021
Moh. Yamin merupakan satu dari 13 tokoh yang memperjuangkan Bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan.
Ia juga merumuskan serta menuliskan teks Sumah Pemuda.
Kala itu, Moh. Yamin dikenal sebagai Ketua Jong Sumatranen Bond, perkumpulan yang bertujuan untuk mempererat hubungan di antara murid-murid yang berasal dari Sumatra.
Mari mengenal sekilas tentang sosok Jong Sumatranen Bond ini.
Dirangkum dari berbagai sumber, simak profilnya berikut ini.
Profil Mohammad Yamin
Mohammad Yamin lahir di Talawi, Sawahlunto, Sumatra Barat pada 24 Agustus 1903.
Ia merupakan putra dari pasangan Usman Baginda Khatib dan Siti Saadah yang masing-masing berasal dari Sawahlunto dan Padang Panjang.
Yamin dikenal sebagai sastrawan, sejarawan, budayawan, politikus, dan ahli hukum.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/mohammad-yamin-penulis-teks-sumpah-pemuda.jpg)