Breaking News:

Pelajaran Sekolah

Startup Makin Populer dan Menjanjikan: Pengertian, Jenis, Karakteristik, dan Contohnya di Indonesia

Startup makin menunjukkan kecemerlangannya di berbagai negara termasuk Indonesia. Simak deretan fakta menarik di baliknya.

Tribunnews.com
Kantor Gojek, salah satu startup di Idonesia. 

Saat itu buble dot.com sedang populer. Buble dot.com merupakan perusahaan dot.com yang banyak didirikan dan mulai berkembang pesat.

Semenjak buble dot.com populer, mulai bermunculan perusahaan yang membuat website pribadi.

Hingga akhirnya startup menjadi ladang usaha untuk memulai bisnis.

Bahkan sampai saat ini, startup masih menjadi ladang bisnis.

Jenis startup

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, tidak semua perusahaan baru dirintis dapat disebut startup. Karena istilah ini mengacu pada perusahaan baru yang bergerak di bidang teknologi dan informasi.

Dalam buku Kewirausahaan (2021) karya Muhammad Hasan, dkk, disebutkan tiga jenis startup, yakni:

  1. Startup game
    Adalah jenis perusahaan startup yang bergerak di bidang game. Kegiatannya mulai dari pembuatan game hingga aplikasi. Startup ini cukup berkembang pesat karena berpeluang besar.
  2. Startup edukasi
    Adalah jenis perusahaan startup yang bergerak di bidang edukasi. Kegiatannya berkaitan dengan pembelajaran atau edukasi. Misalnya aplikasi perpustakaan, forum belajar, dan sejenisnya.
  3. Startup perdagangan
    Adalah jenis perusahaan startup yang bergerak di bidang ekonomi, khususnya perdagangan. Kegiatannya mulai dari pembuatan aplikasi hingga jenis barang yang dijual.

Karakteristik startup

Startup mempunyai delapan karakteristik penting, yaitu:

  1. Usia bisnis kurang dari tiga tahun
    Startup memang merujuk pada bisnis yang baru saja dirintis. Dalam hal ini, perusahaan yang dapat disebut startup adalah yang berusia kurang dari tiga tahun.
  2. Mempunyai inovasi dan keunikan ide
    Inovasi dan keunikan menjadi dasar penting dalam mendirikan startup. Perusahaan harus bisa berinovasi dengan membuat ciri khas tersendiri yang unik dan membedakannya dari perusahaan lain.
  3. Minim SDM
    Kira-kira tim startup memiliki jumlah anggota di bawah 20 orang. Bahkan ada perusahaan startup yang hanya mempunyai anggota tiga hingga lima orang. Semua kegiatan usaha bisa berjalan lancar karena dibantu teknologi.
  4. Multitasking
    Dengan jumlah SDM yang minim, anggota tim startup dituntut untuk bisa multitasking atau mempunyai pekerjaan lebih banyak dibanding yang seharusnya.
  5. Memiliki semangat muda
    Karakteristik lain dari startup adalah memiliki semangat muda. Artinya tim anggota startup selalu bersemangat untuk menjalankan serta mengembangkan inovasinya.
  6. Ketidakpastian
    Oleh karena masih perusahaan yang baru saja dirintis, maka pendapatannya juga kurang stabil. Sehingga menyebabkan ketidakpastian dalam beberapa hal, khususnya soal pendapatan.
  7. Didominasi teknologi
    Istilah startup hanya diperuntukkan bagi perusahaan yang bergerak di bidang teknologi. Sehingga tidak semua bidang usaha yang menggunakan internet bisa dijuluki startup.
  8. Memakai internet
    Dalam perusahaan startup, internet menjadi hal penting yang harus ada. Karena media internet digunakan untuk mengerjakan dan menciptakan produk, hingga menjalin komunikasi bisnis. Selain itu, situs web juga menjadi hal penting dalam startup.

Baca juga: CEO Perusahaan Startup Tewas karena Ponsel Meledak Saat Diisi Daya Baterainya

Baca juga: Jarang Muncul di Layar Kaca, 5 Selebriti Indonesia Ini Rambah Dunia Bisnis Startup

Contoh startup di Indonesia

Berikut beberapa contoh perusahaan startup di Indonesia:

  1. Tokopedia
    Adalah salah satu toko belanja online yang sangat terkenal di Indonesia. Perusahaan startup ini didirikan pada 2009. Tokopedia tidak hanya sukses di Indonesia, tetapi juga di kawasan Asia Tenggara.
  2. Gojek
    Adalah salah satu perusahaan transportasi yang sudah sangat dikenal masyarakat Indonesia. Startup ini didirikan pada 2010. Gojek merupakan perusahaan teknologi yang melayani angkutan melalui jasa ojek.
  3. Mamikos
    Adalah salah satu perusahaan pelopor dan penopang industri indekost di Indonesia. Mamikos didirikan pada 2015. Lewat aplikasinya, Mamikos menyediakan informasi terkait kost beserta daftar harganya.
  4. HaloDoc
    Adalah salah satu perusahaan yang bergerak di bidang kesehatan. HaloDoc didirikan pada 2016. Lewat aplikasinya, HaloDoc memberi informasi tentang kesehatan, mulai dari konsultasi dokter hingga pemesanan obat.
  5. OVO
    Adalah salah satu jasa layanan keuangan digital. OVO secara khusus melayani transaksi digital di berbagai merchant di Indonesia. Startup ini didirikan pada 2017, dan hingga saat ini masih menjadi aplikasi kepercayaan masyarakat Indonesia.

(kompas.com / Vanya Karunia Mulia Putri)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Startup: Pengertian, Jenis, Karakteristik, dan Contohnya di Indonesia"

Sumber: TribunStyle.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved