Breaking News:

Pelajaran Sekolah

Sering Disebut Hewan Jorok, Ternyata Ini Alasan Lalat Suka Berada di Tempat Kotor

Mengapa lalat suka berada di tempat kotor? Ternyata bergantung dengan sumber makanan hingga tempat larva berkembang.

pestvictoria.com
Ilustrasi lalat suka berada di tempat kotor. 

TRIBUNSTYLE.COM - Mengapa lalat suka berada di tempat kotor? Ternyata bergantung dengan sumber makanan hingga tempat larva berkembang.

Lalat kerap kita temukan berada di tempat kotor, berbau menyengat dan becek. 

Mereka kerap kali berkumpul, dan terbang di sekeliling tempat yang ia singgahi.

Lantas mengapa lalat suka berada di tempat kotor? 

Lalat suka tempat kotor karena itu berarti ada makanan atau untuk menaruh larvanya di tempat kotor tersebut.

Menurut Illinois Department of Public Health, lalat bertelur di dalam atau di dekat sumber makanannya, yaitu kotoran, makanan busuk dan bangkai.

Itu sebabnya lalat adalah hewan yang suka di tempat-tempat kotor.

Mengutip Pest World for Kids, lalat dapat bertelur di tong sampah, kotoran, bahan organik yang membusuk, dan tumpukan kompos.

Lalat betina bisa bertelur antara 75 hingga 150 telur sekaligus. Ukuran telur lalat sangat kecil sehingga sulit dilihat dengan mata telanjang.

Baca juga: BUAT MERINDING Ribuan Lalat Serbu Pemukiman di Solok, Saking Banyaknya Warga Sampai Sulit Makan

Baca juga: 5 Cara Mengusir Lalat di Dalam Rumah dengan Bahan Alami Tanpa Semprotan Serangga, Aman dan Sederhana

Jenis lalat yang paling sering ditemukan di dalam dan sekitar rumah adalah lalat rumah. Karena berkembang biak dengan cepat dan dalam jumlah banyak sehingga sulit dibasmi.

Lalat bisa terbang hingga 10 mil dari tempatnya menetas. Tetapi biasanya lalat tinggal dalam jarak 1 mil dari tempatnya menetas.

Selain lalat rumah, lalat buah juga mudah ditemukan di rumah kita. Mengapa demikian?

Meski lalat tidak diam-diam hidup di dalam rumah kita seperti hewan hama lainnya (tikus, kecoa, rayap), tetapi lalat akan tertarik masuk jika ada yang menarik perhatiannya.

Lalat tertarik dengan sisa makanan sayur dan buah yang membusuk, tempat sampah yang sudah penuh tetapi tidak segera dibuang, saluran yang tersumbat makanan busuk, bau tidak sedap atau kotoran di dalam rumah.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved