Breaking News:

Pelajaran Sekolah

Dampak Benda Kelebihan Atau Kekurangan Elektron, Contoh Muatan Statis di Kehidupan Sehari-hari

Seperti apa benda bisa bermuatan positif dan negatif? Ternyata kondisi ini yang jadi pemicu.

Editor: Triroessita Intan Pertiwi
Foro Nuclear
Struktur atomic nuklir. 

TRIBUNSTYLE.COM - Seperti apa benda bisa bermuatan positif dan negatif?

Ternyata kondisi ini yang jadi pemicu.

Elektron adalah subpartikel atom yang menyusun berbagai macam benda.

Elektron megorbit inti atom dalam jalur-jalur yang menunjukkan tingkat energinya akibat ikatannya dengan inti atom.

Elektron dalam orbit atau jalur terluar dapat telepas ikatannya dari inti atomnya.

Namun, jika orbit terluar masih belum terisi penuh, maka atom justru dapat mengikat elektron dari luar.

Pengikatan dan pelepasan elektron di orbit terluar dapat mengakibatkan suatu benda kelebihan atau kekurangan elektron.

Dilansir dari Encyclopedia Britannica, elektron adalah partikel subatomik stabil paling ringan degan muatan negatif sebesar 1,6002176634 x 10^19. Karena memiliki muatan negatif, kelebihan atau kekurangan elektron berdampak timbulnya muatan listrik pada suatu benda.

Berdasarkan situs Chemistry LibreTexts, atom tidak memiliki muatan dan netral secara listrik karena jumlah muatan positifnya sama dengan muatan negatifnya.

Baca juga: Teori Atom Rutherford, Kelebihan hingga Kekurangan, Gambarkan Gerak Elektron di sekitar Inti Atom

Baca juga: 10 Alat Rumah Tangga dengan Energi Listrik dan Fungsinya, Microwave Tak Mengganggu Nutrisi Makanan

Jika benda kelebihan elektron, maka kelebihan elektron akan membuat muatan negatif atom lebih banyak dibanding muatan positifnya, sehingga benda tersebut bermuatan negatif.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved