Breaking News:

Tren Tekno

VIRAL NIK Jokowi Diduga Bocor, Ini 4 Tips Menjaga NIK Tetap Aman: Jangan Asal Install Aplikasi

Simak 4 tips menjaga data NIK tetap aman, jangan sembarang install aplikasi.

Tribunnews.com
Simak 4 tips menjaga data NIK tetap aman, jangan sembarang install aplikasi. 

TRIBUNSTYLE.COM - Baru-baru ini, masyarakat dibuat heboh dengan beredarnya sertifikat vaksin milik Presiden Joko Widodo.

Sertifikat vaksin milik orang nomor satu di Indonesia tersebut tiba-tiba tersebar di media sosial hingga viral.

Termasuk soal nomor induk kependudukan (NIK) hingga data-data Presiden Jokowi yang lain.

Menanggapi hal ini, Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Zudan Arif Fakhrulloh meminta, masyarakat tidak melakukan hal itu.

Menurut Zudan, ketentuan pidana tersebut diatur dalam UU Administrasi Kependudukan (Adminduk) Nomor 24 Tahun 2013.

Baca juga: CANGGIH Masker Selang yang Dipakai Prabowo di Depan Jokowi, Efektif Tangkal Virus, Segini Harganya

Baca juga: Jokowi Minta Vaksinasi Covid-19 dari Rumah ke Rumah Dilakukan di Semua Provinsi di Indonesia

Pasal 94 UU Adminduk tersebut mengatur bahwa setiap orang yang memerintahkan dan/atau memfasilitasi dan/atau melakukan manipulasi data kependudukan dan/atau elemen data penduduk dipidana dengan pidana penjara paling lama enam tahun dan/atau denda paling banyak Rp75.000.000.

"Ini bukan (soal) kebocoran NIK, tetapi menggunakan data orang lain untuk mendapatkan data informasi orang lain. Ada sanksi pidananya untuk hal seperti ini," ujar Zudan seperti diberitakan pada Jumat (2/9/2021).

Di tengah ramainya kebocoran data NIK semacam ini, penting untuk kita mengingat kembali bahaya kebocoran data.

Data pribadi bisa disalahgunakan untuk berbagai kepentingan.

Maka dari itu, simak 4 tips menjaga data NIK tetap aman berikut:

Halaman
1234
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved