Berani Tampil Apa Adanya, Marshanda Langsung Panen Pujian, Pede Perlihatkan Bentuk Tubuh
Marshanda panen pujian usia berani tampil apa adanya dengan perlihatkan bentuk fisik tubuhnya.
Penulis: Wahyu Putri Asti Prastyawati
Editor: Suli Hanna
Hal itu diketahui dari unggahan Instagram @marshanda99, yang dibagikan pada Senin (26/7/2021).
Baca juga: Stop Konsumsi Obat Penahan Nafsu Makan, Marshanda Singgung Bipolar Disorder: Bahaya Buat Jantung Gue
Baca juga: Baru Kali Ini Jomblo Sampai 2 Tahun, Marshanda Ogah Ambil Pusing, Akui Mulai Nyaman: Kok Enak Ya

Marshanda mengungkap mencintai bentuk badannya untuk mencegah insecure karena memutuskan berhenti minum obat penahan nafsu makan.
"Kampanye "MY BODY IS PERFECT AND I LOVE IT" gue buat dengan alasan pertama yaitu untuk ngelawan insecurity DIRI GUE SENDIRI,
yang gue rasa akan makin muncul setelah gue mutusin stop obat penahan nafsu makan dan jadi selangkah lebih maju ngejalanin hidup yang lebih sehat," tulis Marshanda.
Ia menyampaikan bahwa apa yang disampaikan akan dipraktikkan ke diri sendiri, baru kemudian orang lain.
"Gue rasa setelah kita bisa praktekin ke diri sendiri ide-ide yang kita tuturkan ke orang lain, baru orang lain akan merasakan the TRUTH of that message in us.
Barulah banyak orang terinspirasi dan terciptalah REAL IMPACT.
Bukan dari omongan saja, tapi dari contoh aksi nyata. Ini baru jadi alasan berikutnya," sambungnya.
Marshanda masih merasa insecure meski berusaha untuk percaya diri.
Selain membandingkan bentuk badannya, Marshanda membeberkan penyebab insecure-nya yakni karena ucapan orang terdekatnya.
Orang terdekatnya meminta Marshanda agar tak mengunggah potret yang menampilkan tubuh berisi.

"Sampe hari ini, gue masih mencoba untuk menaklukkan rasa insecure saya.. Dalem hati sih nyaman dan pede sama diri sendiri.
Tapi ketika ngelihat video2 gue lalu NGEBANDINGIN bentuk badan ini dengan tubuh perempuan lain, atau bahkan masih dibilangin
"jangan post ini ca kamu gendut banget di situ, ga bagus" sama orang dalam lingkungan terdekat, disitulah gue ga nyaman dan muncul lagi insecurenya.
Mudah2an budaya dalam masyarakat mulai lebih lagi membuka mata hati untuk supporting women with their HEALTHY BODY.
Karena yang harus kita pentingkan adalah: apakah seseorang ini melakukan hal-hal yang membuat tubuhnya sehat dan bukan bikin dirinya sakit.
Bukannya soal how big or small her body size is," tandasnya.
(TribunStyle.com/Putri Asti/Heradhyta)