Breaking News:

SENGKETA Gajah vs Manusia, 150 Ribu Warga Direlokasi, 25 Ribu Polisi Dikerahkan Agar Tidak Bentrok

Sengketa gajah melawan manusia di China, 150 ribu warga direlokasi, 25 ribu polisi dikerahkan agar tidak bentrok.

Pemerintah Yunnan, China
Gajah-gajah Asia di Yunnan, kabur dari suaka, dan terus bermigrasi hingga ratusan kilometer. 

Dilansir dari DailyMail, gajah liar tersebut meninggalkan hutan utuk mencari makan.

Biasanya, gajah mendekati desa terdekat dan akan diberi makan oleh penduduk sekitar.

TERLALU Kelakuan Jahat Warga pada Gajah Sedang Hamil, Diberi Nanas Isi Mercon, Gajah Mati Meradang!

KISAH MIRIS Gajah Hamil Kelaparan Mati Berdiri Setelah Diberi Warga Makanan Nanas Berisi Petasan

Gajah yang ditemukan mati berdiri di sungai
Gajah yang ditemukan mati berdiri di sungai (Facebook/Mohan Krishnan)

"Dia (gajah) mempercayai semua orang," ungkap Krishnan saat merinci kejadian tersebut di Facebook.

"Ketika nanas yang dia makan meledak, dia pasti terkejut, tidak memikirkan dirinya sendiri, tetapi anak yang akan dia lahirkan dalam 18 hingga 20 bulan," tambah Krishnan.

Diketahui, ledakan petasan tersebut merobek mulut gajah dan merusak lidah serta rahangnya.

Krishnan menambahakan, gajah liar yang mendekat ke perkampungan tersebut tidak menginjak-injak rumah saat ia berjalan melewati desa dengan kesakitan.

"Inilah sebabnya aku berkata, gajah itu baik," kata Krishnan.

Diketahui gajah tersebut ditemukan di dalam air dalam keadaan berdiri.

Saat ditemukan, pejabat terkait menggiring dua gajah ke sungai untuk membujuk gajah hamil tersebut keluar dari sungai.

Tetapi ternyata gajah tersebut sudah mati dalam kondisi berdiri di sungai.

Gajah yang ditemukan mati berdiri di sungai
Gajah yang ditemukan mati berdiri di sungai (Facebook/Mohan Krishnan)

Gajah hamil tersebut ditemukan mati di sungai Velliyar pada Rabu lalu pukul 16.00 waktu setempat.

Sementara itu, pelaku pemberi petasan pada nanas yang dimakan oleh gajah tersebut sudah diidentifikasi.

Sebanyak tiga tersangka diidentifikasi terkait kasus tersebut.

"Keadilan akan ditegakkan," tulis Menteri Kepala Negara Bagian Kerala, Pinarayi Vijaya, Jumat (5/6/2020) di Twitter.

Mentri Lingkungan Union Prakash Javadekar sebelumnya juga memberikan pernyataan di sosial media bahwa pelaku harus ditangkap.

"Dalam insiden tragis di distrik Palakkad, seekor gajah bunting mati.

Banyak di antara kalian yang menghubungi kami.

Kami memastikan keprihatinan kalian tidak akan sia-sia," ucap Menteri Kepala.

"Penyelidikan sedang berlangsung, berfokus ke tiga tersangka...

Kami akan melakukan apa pun yang bisa menegakkan keadilan," twit Vijayan. (TribunStyle.com/Dhimas Yanuar/Anggie/Kompas.com/Aditya Jaya Iswara)

Sebagian artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Gajah Makan Petasan Mati Berdiri, Pemerintah India Buru 3 Tersangka".

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Cegah Konflik dengan Kawanan Gajah yang Lewat, 150.000 Warga di China Direlokasi", Klik untuk baca: https://www.kompas.com/global/read/2021/08/10/221612870/cegah-konflik-dengan-kawanan-gajah-yang-lewat-150000-warga-di-china.

Sumber: TribunStyle.com
Tags:
viralgajahChina
Berita Terkait
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved