Breaking News:

Trending Hari Ini

Lonjakan Kasus Covid-19 di NTT Luar Biasa, Termasuk 5 Provinsi Lain, Presiden Jokowi Ungkap Faktanya

Dalam sepekan terakhir, lonjakan kasus covid-19 di Provinsi NTT (Nusa Tenggara Timur) dan lima provinsi lainnya, terbilang luar biasa.

Editor: Dhimas Yanuar
YouTube Sekretariat Presiden
Dalam sepekan terakhir, lonjakan kasus covid-19 di Provinsi NTT (Nusa Tenggara Timur) dan lima provinsi lainnya, terbilang luar biasa. 

TRIBUNSTYLE.COM - Dalam sepekan terakhir, lonjakan kasus covid-19 di Provinsi NTT (Nusa Tenggara Timur) dan lima provinsi lainnya, terbilang luar biasa.

Kondisi mengejutkan itu terjadi pula di beberapa daerah lain di luar Pulau Jawa, yakni Sumatera, Kalimantan, Bali dan NTT.

Hal tersebut diungkapkan Presiden Jokowi dalam arahannya saat rapat terbatas tentang evaluasi perkembangan dan tindak lanjut PPKM Level 4.

Baca juga: Penjelasan Kemenkes Jika Terlambat Vaksinasi Covid 19 Tahap Dua, Apakah Mengurangi Daya Tahan?

Baca juga: PPKM Level Berakhir Hari Ini, Total Kematian Harian Nomer 1 Dunia, Akan Dilanjutkan Pemerintah?

Presiden Jokowi saat menyampaikan pelonggaran PPKM Level 4, Minggu, 25 Juli 2021.
Presiden Jokowi saat menyampaikan pelonggaran PPKM Level 4, Minggu, 25 Juli 2021. (YouTube Sekretariat Presiden)

Rapat tersebut diselenggarakan melalui konferensi video dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Sabtu 7 Agustus 2021.

Atas lonjakan kasus tersebut di luar Jawa, Presiden Jokowi memerintahkan Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri jenderal Listyo Sigit Prabowo segera mengambil tindakan cepat untuk menangani hal tersebut.

Pada tanggal 25 Juli 2021, misalnya, tercatat sebanyak 13.200 kasus covid-19 atau 34 persen dari kasus baru nasional.

Per 1 Agustus 2021 naik menjadi 13.589 kasus atau 44 persen dari total kasus baru nasional

Beberapa hari kemudian, tepatnya 6 Agustus 2021, naik lagi menjadi 21.374 kasus atau 54 persen dari total kasus baru nasional.

"Saya perintahkan Panglima TNI dan Kapolri untuk betul-betul mengingatkan Pangdam, Kapolda dan Danrem, Dandim, Kapolres untuk secara cepat merespons.”

“Angka-angka yang saya sebutkan tadi harus direspon secara cepat. Pengendaliannya ada di situ," kata Presiden Jokowi.

Pada kesempatan tersebut, Presiden Joko Widodo menyoroti lima provinsi dengan kenaikan kasus paling tinggi per tanggal 5 Agustus 2021.

Pertama, Kalimantan Timur dengan 22.529 kasus aktif, Sumatera Utara dengan 21.876 kasus aktif.

Berikutnya Papua dengan 14.989 kasus aktif, Sumatera Barat dengan 14.496 kasus aktif, dan Riau dengan 13.958 kasus aktif.

Pada Jumat 6 Agustus 2021, angka kasus aktif di Sumatera Utara naik menjadi 22.892 kasus, Riau naik menjadi 14.993 kasus aktif, Sumatera Barat naik menjadi 14.712 kasus aktif.

Halaman
123
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved