Pelajaran Sekolah
Terjadi di Lingkaran Arktik dan Lingkaran Antartika, Simak Penjelasan Penyebab Midnight Sun
Apa itu midnight sun? Simak penjelasan mengapa hal tersebut bisa terjadi.
Editor: Triroessita Intan Pertiwi
TRIBUNSTYLE.COM - Biasanya matahari terbit saat pagi dan terbenam saat petang.
Namun, di beberapa negara di dunia, matahari selalu terbit dan tidak pernah terbenam.
Bahkan saat tengah malam pun, langit masih cerah dan matahari tetap bersinar.
Peristiwa ini dikenal dengan midnight sun.
Jika diterjemahkan, midnight sun berarti matahari tengah malam.
Fenomena langka ini hanya bisa disaksikan saat musim panas, di kawasan Lingkaran Arktik dan Lingkaran Antartika, seperti Norwegia, Islandia, Svalbard, Lapland, dan Greenland.
Baca juga: Mengenal Fenomena Aphelion, Jarak Terjauh Bumi dan Matahari Terjadi 1 Tahun Sekali, Ini Dampaknya
Baca juga: Di mana Sommaroy? Tempat Matahari Bersinar Penuh Selama 69 Hari, Jadi Wilayah Tak Berzona Waktu
Hasil kemiringan sumbu bumi
Midnight sun merupakan hasil kemiringan sumbu bumi.
Melansir dari situs Time and Date, garis ekuator bumi tidak sejajar dengan ekliptika.
Ekliptika merupakan bidang imajiner yang bentuk permukaannya datar dan terletak di sekitar matahari.
Oleh karena garis ekuatornya tidak sejajar, bumi memiliki kemiringan ekliptika atau kemiringan sumbu bumi sebesar 23,4 derajat.
Akibat kemiringannya ini, salah satu kutub bumi akan cenderung miring dan mengarah ke matahari.
Sedangkan sisi kutub lainnya miring ke arah yang berbeda.
Hal ini menyebabkan bumi memiliki perbedaan jenis musim.
Mengutip dari Encyclopaedia Britannica, titik balik matahari terjadi di Juni dan Desember.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/norwegia-disebut-sebagai-land-of-midnight-sunmatahari-tetap-muncul-di-tengah-malam.jpg)