Doa Muslim
Bacaan Dzikir Sebelum Tidur Sesuai Anjuran Rasulullah SAW, Dijauhkan dari Godaan Makhluk Halus
Berikut bacaan dzikir sebelum tidur sesuai anjuran Rasulullah SAW. Mampu menjauhkan dari godaan makhluk halus.
Penulis: Wahyu Putri Asti Prastyawati
Editor: Triroessita Intan Pertiwi
Reporter: Putri Asti
TRIBUNSTYLE.COM - Berikut bacaan dzikir sebelum tidur sesuai anjuran Rasulullah SAW. Mampu menjauhkan dari godaan makhluk halus.
Tidur merupakan sunnatullah dan hak tubuh untuk beristirahat setelah lelah beraktivitas.
Sebelum tidur, ada baiknya jika kita melakukan beberapa sunnah yang telah dianjurkan Rasulullah SAW.
Salah satunya dengan berdzikir.
Dzikir sebelum tidur dianjurkan dilakukan Muslim agar dijauhkan dan dijaga dari godaan makhluk halus.
Berdzikir akan mendatangkan banyak nikmat, serta dosa-dosa akan dihapuskan oleh Allah SWT.
Baca juga: Bacaan Dzikir Sebelum Tidur, Ayat Kursi hingga Muawwidzat, Amalan Mulia Sebelum Lelap Terjaga
Baca juga: 13 Bacaan Dzikir Sebelum Tidur, Termasuk Muawwidzat & Ayat Kursi, Istirahat Tenang Penuh Keberkahan
Dihimpun dari berbagai sumber, inilah bacaan doa dan dzikir malam sebelum tidur yang baik dilakukan.

1. Membaca Surah Al-Ikhlash, Al-Falaq dan An-Naas
Pertama-tama, bacalah surat Al Ikhlas, Al Falaq dan An Naas.
Kemudian dua telapak tangan tersebut mengusap tubuh yang dapat dijangkau, dimulai dari kepala, wajah dan tubuh bagian depan.
2. Membaca Ayat Kursi
اللَّهُ لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ لَا تَأْخُذُهُ سِنَةٌ وَلَا نَوْمٌ لَهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ مَنْ ذَا الَّذِي يَشْفَعُ عِنْدَهُ إِلَّا بِإِذْنِهِ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ وَلَا يُحِيطُونَ بِشَيْءٍ مِنْ عِلْمِهِ إِلَّا بِمَا شَاءَ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ وَلَا يَئُودُهُ حِفْظُهُمَا وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيمُ
Alloohu laa ilaaha illaa huwal hayyul qoyyuum, laa ta’khudzuhuu sinatuw walaa naum. Lahuu maa fissamaawaati wa maa fil ardli man dzal ladzii yasyfa’u ‘indahuu illaa biidznih, ya’lamu maa baina aidiihim wamaa kholfahum wa laa yuhiithuuna bisyai’im min ‘ilmihii illaa bimaa syaa’ wasi’a kursiyyuhus samaawaati wal ardlo walaa ya’uuduhuu hifdhuhumaa wahuwal ‘aliyyul ‘adhiim.
Artinya: