Tokoh Viral Hari Ini
4 Hal Ikonik Ki Manteb Sudarsono, dari Sabetan Wayang hingga Pecahkan Rekor Pentas 24 Jam
Mengenang Ki Manteb Sudarsono, ini 4 hal ikonik dari sang 'Dalang Setan'. Dari sabetan wayang hingga pecahkan rekor pentas 24 jam lebih.
Penulis: Amirul Muttaqin
Editor: Suli Hanna
Pelopor perpaduan seni pedalangan dengan alat musik modern
Untuk mendukung keindahan sabet yang dimainkannya, Ki Manteb Sudarsono pun membawa peralatan musik modern ke atas pentas.
Beberapa instrumen yang dibawa antara lain tambur, biola, terompet, ataupun simbal.
Awalnya, hal ini banyak mengundang kritik dari para dalang senior.
Namun tidak sedikit pula yang mendukung inovasi Ki Manteb hingga akhirnya mulai diterima.
Ia kemudian dianggap sebagai pelopor perpaduan seni pedalangan dengan peralatan musik modern.
Baca juga: Dalang Ki Manteb Sudarsono Berpulang, Soimah dan Sudjiwo Tedjo Tulis Belasungkawa: Husnul Khotimah
Baca juga: Tutup Usia, Ini Janji Ki Manteb Sudarsono pada Istri Almarhum Didi Kempot Sebelum Meninggal Dunia
Rekor pentas wayang 24 jam
Pada tanggal 4–5 September 2004, Ki Manteb Sudarsono membuat rekor dengan mendalang 24 jam tanpa henti.
Saat itu ia membawakan lakon Baratayudha.
Pertunjukan ini berlokasi di RRI Semarang, Jalan A. Yani 144–146 Semarang.
Berkat pementasannya ini, Ki Manteb mendapatkan rekor MURI pentas wayang kulit terlama.
Meskipun telah mendalang selama 24, dokter yang memeriksa kesehatannya setelah pentas menyatakan bahwa kondisi Ki Manteb sangat prima.
Pancen Oye
Ki Manteb Sudarsono mencapai puncak popularitasnya di era 1990-an.
Ia bahkan muncul di televisi sebagai bintang iklan untuk obat sakit kepala.
Dalam iklan tersebut, Ki Manteb selalu melontarkan jargon 'Pancen Oye' yang begitu ikonik.
Bahkan Ki Manteb masih muncul dalam setiap iklan produk tersebut bersama jargonnya hingga jelang akhir hayatnya.
(Tribunstyle/ Amr)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/profil-ki-manteb-sudarsono.jpg)