Breaking News:

Tokoh Viral Hari Ini

4 Hal Ikonik Ki Manteb Sudarsono, dari Sabetan Wayang hingga Pecahkan Rekor Pentas 24 Jam

Mengenang Ki Manteb Sudarsono, ini 4 hal ikonik dari sang 'Dalang Setan'. Dari sabetan wayang hingga pecahkan rekor pentas 24 jam lebih.

Penulis: Amirul Muttaqin
Editor: Suli Hanna
Instagram/@ki_manteb_soedharsono_official
Hal ikonik dari Ki Manteb Sudarsono 

Reporter: Amirul Muttaqin

TRIBUNSTYLE.COM - Mengenang Ki Manteb Sudarsono, ini 4 hal ikonik dari sang 'Dalang Setan'. Dari sabetan wayang hingga pecahkan rekor pentas 24 jam lebih.

Dunia seni Tanah Air berduka setelah Ki Manteb Sudarsono meninggal dunia pada Jumat (2/7/2021).

Ki Manteb dikenal sebagai dalang wayang kulit kondang dengan sederet hal yang ikonik.

Dikutip dari bebragai sumber, inilah 4 hal ikonik Ki Manteb Sudarsono selengkapnya.

Baca juga: 5 Fakta Ki Manteb Sudarsono Meninggal, Pentas Wayang hingga Kecapekan, Punya Riwayat Penyakit Paru

Baca juga: Profil Ki Manteb Sudarsono, Perjalanan Sang Dalang Setan hingga Populer dengan Jargon Pancen Oye

Profil Ki Manteb Sudharsono
4 hal ikonik Ki Manteb Sudarsono (YouTube Ki Manteb Sudharsono)

Sabetan wayang

Ki Manteb Sudarsono dikenal sebagai dalang wayang kulit yang lihai dalam menggerakkan wayang.

Keahilan ini juga disebut dengan istilah sabet.

Ia mengaku hobi menonton film kung fu yang dibintangi Bruce Lee dan Jackie Chan.

Ternyata ia kemudian menerapkannya dalam pedalangan.

Keahlian Ki Manteb dalam olah sabet tidak hanya sekadar adegan bertarung saja.

Tetapi juga meliputi adegan menari, sedih, gembira, terkejut, mengantuk, dan sebagainya.

Selain itu ia juga menciptakan adegan flashback yang sebelumnya hanya dikenal dalam dunia perfilman dan karya sastra saja.

Karena keterampilannya dalam memainkan sabetan wayang, Ki Manteb pun dijuluki para penggemarnya sebagai Dalang Setan.

Ia berpendapat jika ingin menjadi dalang sabet yang mahir, maka harus bisa membuat wayang dengan tangannya sendiri.

Dalang Ki Manteb Sudharsono meninggal dunia.
Dalang Ki Manteb Sudharsono meninggal dunia. (WartaKota)

Pelopor perpaduan seni pedalangan dengan alat musik modern

Untuk mendukung keindahan sabet yang dimainkannya, Ki Manteb Sudarsono pun membawa peralatan musik modern ke atas pentas.

Beberapa instrumen yang dibawa antara lain tambur, biola, terompet, ataupun simbal.

Awalnya, hal ini banyak mengundang kritik dari para dalang senior.

Namun tidak sedikit pula yang mendukung inovasi Ki Manteb hingga akhirnya mulai diterima.

Ia kemudian dianggap sebagai pelopor perpaduan seni pedalangan dengan peralatan musik modern.

Baca juga: Dalang Ki Manteb Sudarsono Berpulang, Soimah dan Sudjiwo Tedjo Tulis Belasungkawa: Husnul Khotimah

Baca juga: Tutup Usia, Ini Janji Ki Manteb Sudarsono pada Istri Almarhum Didi Kempot Sebelum Meninggal Dunia

Rekor pentas wayang 24 jam

Pada tanggal 4–5 September 2004, Ki Manteb Sudarsono membuat rekor dengan mendalang 24 jam tanpa henti.

Saat itu ia membawakan lakon Baratayudha.

Pertunjukan ini berlokasi di RRI Semarang, Jalan A. Yani 144–146 Semarang.

Berkat pementasannya ini, Ki Manteb mendapatkan rekor MURI pentas wayang kulit terlama.

Meskipun telah mendalang selama 24, dokter yang memeriksa kesehatannya setelah pentas menyatakan bahwa kondisi Ki Manteb sangat prima.

Pancen Oye

Ki Manteb Sudarsono mencapai puncak popularitasnya di era 1990-an.

Ia bahkan muncul di televisi sebagai bintang iklan untuk obat sakit kepala.

Dalam iklan tersebut, Ki Manteb selalu melontarkan jargon 'Pancen Oye' yang begitu ikonik.

Bahkan Ki Manteb masih muncul dalam setiap iklan produk tersebut bersama jargonnya hingga jelang akhir hayatnya.

(Tribunstyle/ Amr)

Baca artikel lainnya tentang Ki Manteb Sudarsono di sini >>

Sumber: TribunStyle.com
Tags:
Ki Manteb SudarsonowayangAmirul Muttaqin
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved