Kenapa Patah Hati karena Putus Cinta Begitu Menyakitkan? Ini 5 Alasan Psikologisnya
Inilah 5 alasan psikologis soal rasa sakit saat patah hati. Ternyata tak berkaitan dengan mantan atau cinta itu sendiri.
Penulis: Gigih Panggayuh Utomo
Editor: Triroessita Intan Pertiwi
Siapa yang tidak terluka ketika kekasih sudah tak menginginkan mereka lagi?
Itu menjengkelkan dan harga diri biasanya bisa turun.
Ketahuilah bahwa nilai dalam dirimu tidak ditentukan oleh orang-orang sekitar, jangan sampai putus cinta mengurangi caramu memandang diri sendiri.
5. Apa yang akan Terjadi Selanjutnya?
Semakin lama menjalin hubungan dengan seseorang, semakin mudah kamu membiasakan diri dengan hal-hal dilakukan bersama.
Kebanyakan pasangan menyesuaikan jadwal mereka hanya untuk memanfaatkan waktu yang mereka miliki.
Saat hubungan diakhiri, itu seperti memulai dari awal.
Seseorang bisa kehilangan rutinitas dan menjadi kacau.
Ingatlah, sekali lagi, ini bukan tentang cinta, melainkan tentang kehilangan sesuatu yang membuatmu nyaman.
Temukan hobi baru, temukan kembali minat lama, dan nikmati waktu bersama dirimu sendiri.
(TribunStyle.com/Gigih Panggayuh)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/ilustrasi-zodiak-patah-hati-dan-susah-move-on.jpg)