Xueli Gadis Albino yang Dibuang Keluarga, Kini Sukses Jadi Model Vogue, Ternyata Secantik Ini
Seorang gadis asal China bernama Xueli telah menginspirasi banyak orang karena keistimewaanya yang Ia dapat dari lahir.
Penulis: Sinta Manilasari
Editor: Dhimas Yanuar
Reporter: Sinta Manilasari
TRIBUNSTYLE.COM - Seorang gadis asal China bernama Xueli telah menginspirasi banyak orang karena keistimewaanya yang Ia dapat dari lahir.
Dari namanya, Xue yang berarti salju dan Li adalah cantik membawa sosok model albinisme ini menjajaki karir internasional.
Baca juga: 5 POTRET Cantik Kakak Kandung Arya Saloka, Seorang MUA & Designer, Putri Anne Pernah Jadi Modelnya
Baca juga: Profil Bulan Sutena, Seleb TikTok yang Jago Nyanyi, Model Indonesia hingga Bela Diri
Melansir dari Bright Side, Xueli besar di panti asuhan China.
Xueli mengubah cara dunia melihat albinisme dan memberikan suara bagi mereka yang terlihat berbeda dari standar kecantikan industri modeling yang tidak terjangkau.
Dari Xueli kita dapat belajar lebih banyak tentang kehidupan dan pekerjaannya dengan harapan dapat menginspirasi orang lain.
Jalan Xueli menuju sukses
Xueli memiliki awal yang sulit dalam hidup.
Albinisme masih dipandang sebagai kutukan atau nasib buruk di beberapa bagian China.
Selain itu, Xueli lahir pada masa kebijakan satu anak China.
Dia ditinggalkan di luar panti asuhan saat masih bayi tetapi kemudian diadopsi pada usia 3 tahun oleh keluarga Belanda.
Xueli mulai menjadi model pada usia 11 tahun untuk seorang teman ibunya yang merupakan seorang perancang busana.
Inilah awal karirnya ketika dia didekati oleh agen pencarian bakat.
Albinisme, merupakan kondisi genetik, melibatkan berbagai tingkat masalah penglihatan.
Xueli memiliki sekitar 8% hingga 10% dari penglihatannya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/xueli.jpg)