PILU Ratapi Jasad Korban, Keluarga Berubah Syok Buka Kain Kafan, Ternyata Jenazah Tertukar: Kok Beda
Kejadian dua jenazah korban tenggelam tertukar, keluarga heran lihat ciri fisik tak sama, begini kronologinya.
Editor: Apriantiara Rahmawati Susma
Menurutnya bahwa selain postur tubuh yang berbeda, tapi juga dugaan jenazah tertukar diperkuat oleh keterangan dari pihak Puskesmas Desa Cikelet, yang menginformasikan adanya temuan jenazah yang menyerupai Reihan Halik oleh tim SAR.
Jenazah itu memiliki ciri mengenakan celana pendek biru yang diduga sesuai dengan yang dikenakan Reihan Halik, saat bermain di pantai sebelum terkena musibah.
"Tadi setelah jenazah itu sampai di sini, petugas pengantar jenazah dari Desa Cikelet yang di ambulans dapat informasi, bahwa tim Basarnas menemukan jenazah lain yang datang ke Puskesmas Cikelet, dengan ciri-ciri mengenakan celana pendek biru, setelah difoto dan kami konfirmasi kepada pihak keluarga dan teman-temannya yang ikut ke Santolo (pantai) bahwa postur jenazah dan celana itu mirip seperti yang dipakai Reihan saat di pantai, sehingga kami yakin ini tertukar," ucapnya di lokasi yang sama.
Atas kesepakatan dari pihak keluarga Reihan Halik, jenazah salah alamat tersebut, akhirnya dikembalikan menggunakan ambulans ke Garut untuk selanjutnya di bawa oleh keluarganya.
Sedangkan, jenazah dari Reihan Halik dikabarkan langsung di berangkatkan dari Puskesmas Desa Cikelet menuju TPU Babakan Ciparay (Porib) Bandung untuk disalatkan dan dimakamkan di lokasi tersebut.
"Jadi setelah berunding dengan pihak keluarga dan orangtua dari Reihan, disepakati bahwa jenazah yang ini, dikembalikan ke Garut oleh petugas ambulans dari Desa Cikelet yang dari tadi masih menunggu. Sedangkan, jenazah Reihan disana langsung diberangkatkan ke Bandung untuk lansung ke pemakaman Porib," ujar Ketua RT 02 Kelurahan Kopo, Dede Suherman di lokasi yang sama.
Dede memprediksi, waktu kedatangan jenazah Reihan dari Garut akan memakan waktu sekitar 3-4 jam, sehingga akan tiba di TPU Babakan Ciparay (Porib) pada pukul 20.00-21.00 WIB.
Dengan situasi tersebut, dirinya belum dapat memutuskan, apakah pihak keluarga akan menggelar tahlilan atau tidak, mengingat kondisi dari orangtua dan pihak keluarga korban yang masih lelah dan sangat terpukul atas musibah naas yang terjadi.
"Jadi diprediksi lama perjalanan dari Garut itu, jenazah Reihan akan datang sekitar jam delapan atau sembilan. Jadi kita juga masih menunggu keputusan dari pihak keluarga apa akan tahlil atau engga malam nanti, tapi kayaknya kalau terlalu malem mah, besok atau lusa baru ada tahlilnya," katanya.
Kejadian serupa
Kejadian serupa juga sempat terjadi beberapa waktu lalu.
Betapa syok suami, sudah terlanjur dikubur, jenazah yang ia ratapi ternyata bukan tubuh istrinya.
Kejadian jenazah tertukar ini terjadi di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan.
Jenazah tersebut merupakan seorang TKI yang dikirim dari Malaysia.
Parahnya lagi, jenazah tertukar sempat dimakamkan oleh pihak keluarga.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/jenazah-ilustrasi.jpg)