Ramadhan 2021
Mimpi Basah saat Puasa Ramadhan? Ini Kata Gus Miftah: 'Batal Itu Kalau Ditambahi Sendiri'
Mimpi basah di siang bolong saat Ramadhan, apakah membatalkan puasa? Ini kata Gus Miftah.
Penulis: Gigih Panggayuh Utomo
Editor: Ika Putri Bramasti
Lebih lanjut Gus Miftah mengatakan bahwa mimpi basah di siang hari itu justru anugerah.
“Kalau siang-siang mimpi basah itu tidak membatalkan puasa, tapi itu anugerah,” katanya.
Terakhir, Gus Miftah berseloroh mengomentari soal mimpi basah ini.
“Tapi kok kebangetan, puasa-puasa kok mimpi (basah)," seloroh Gus Miftah.
Bacaan Niat dan Tata Cara Mandi Wajib
Sementara itu, mimpi basah atau keluarnya air mani termasuk hadas besar.
Untuk diketahui, hadas besar adalah kondisi tidak suci pada diri seorang muslim sehingga ia tidak boleh salat maupun ibadah lain seperti berpuasa.
Untuk menyucikan diri dari hadas besar, seseorang harus mandi wajib atau mandi junub.
Adapun tata cara atau kaidah mandi wajib, sebagaimana dilansir dari berbagai sumber adalah sebagai berikut.
Rukun mandi ada dua, yakni niat dan membasuh seluruh anggota tubuh.
Orang yang telah berniat mandi wajib dan kemudian membasuh seluruh tubuhnya dengan air, mandinya sudah sah.
1. Niat
Berikut ini bacaan niat mandi wajib.
نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ الْحَدَثِ اْلاَكْبَرِ فَرْضًا ِللهِ تَعَالَى
Nawaitul ghusla lifrafil hadatsil akbari fardhollillahi ta'aala.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/kata-gus-miftah-soal-apakah-mimpi-basah-membatalkan-puasa.jpg)