Tips Kesehatan
Filler Payudara Menjamur meski Dilarang, Apa Bahayanya? dr Listya Paramita Beri Tips Perawatan Aman
Apa bahaya filler payudara yang sebenarnya sudah dilarang? dr Listya Paramita beri tips agar tak salah pilih perawatan tubuh dan wajah.
Penulis: Hanna Suliatun
Editor: Delta Lidina Putri
"Yang paling sering, infeksi, yakni penolakan tubuh atas benda yang disuntikan pada tubuh kita," jelas dr. Mita.
Pasien juga akan merasakan efek samping dalam rentan waktu bervariasi.
"Ada yang 3 minggu (setelah filler) ada kemerahan, bernanah.
Ada yg satu sampai satu setengah bulan berikutnya," jawab dr. Mita.
Prosedur Medis yang Direkomendasikan untuk Payudara
Lantas, prosedur medis apa yang aman dilakukan untuk memperbesar ukuran payudara?
“Tindakan yang aman dan memang dikerjakan oleh dokter, ada basic science di belakanganya itu ada dua.
Satu adalah implan, yang kedua adalah fat transfer.
Lemak dari perut atau paha dipindah ke payudara untuk mengisi supaya harapannya lebih besar.
Hanya ada dua itu," terang dr. Mita.
Dr Mita menjelaskan, dua tindakan medis tersebut juga tak boleh dilakukan sembarangan.
"Harus dikerjakan oleh dokter spesialis bedah plastik,” tegasnya.
Tak Semua Filler Bahaya
Meski dilarang untuk tubuh, tindakan filler masih diperbolehkan jika dilakukan di area wajah.