Virus Corona
Bagaimana Membedakan Masker Medis Asli dan Palsu? Tetap Waspada, Simak Cara dan Fakta-faktanya
Marak beredar masker bedah palsu, simak cara membedakan masker medis asli dan palsu. Pastikan izin edarnya.
Penulis: Hanna Suliatun
Editor: Ika Putri Bramasti
Tentunya fungsi masker medis dan non medis berbeda.
Masker non-medis biasanya digunakan di industri pengecatan, pertambangan, atau perminyakan untuk mencegah gangguan inhalasi terhadap polusi.
Guna Izin Edar
Kenapa haru sada izin edar?
Izin edar merupakan tanda bahwa masker telah memenuhi persyaratan mutu, keamanan, dan manfaat.
Masker yang memiliki izin edar disebut telah lolos uji bacterial filtration efficiency (BFE), particle filtration efficiency (PFE), breathing resistance, dan lainnya.
"Ini adalah syarat-syarat yang harus dipenuhi untuk mencegah masuknya droplet dan mencegah penularan virus dan bakteri. Ini untuk melindungi dari tertularnya virus," ujar Arianti.
Imbauan untuk Masyarakat
Jika masyarakat menemukan masker medis tanpa izin edar, Arianti mengimbau untuk membuat laporan.
"Jika tenaga kesehatan atau masyarakat menemukan masker yang dicurigai tidak memnuhi standar maka diminta untuk segera kita punya jalur e-watch alkes itu bisa melalui pengaduan dan atau melalui Halo Kemkes 1500567," jelasnya.
"Yang disebut sebagai tidak sesuai dengan peruntukannya adalah misalnya masker itu sebenarnya bukan masker alat kesehatan, tapi diklaim sebagai masker alat kesehatan.
Ini akan ditindaklanjuti karena tentunya ini akan menyesatkan masyarakat," terang Arianti.
Kabarnya, Kemenkes telah bekerja sama dengan aparat hukum dalam perkara masker palsu ini.
(TribunStyle.com/ Suli Hanna)
Baca juga: WASPADA, Ini Efek Samping Terlalu Lama Pakai Masker saat Covid-19, dari Sakit Kepala Hingga Pingsan
Baca juga: Waspada! Pakai Face Shield Tanpa Masker Tetap Bisa Kena Covid-19, Tanpa Disadari Begini Penularannya