Viral Hari Ini
VIRAL Badut Penjual Balon Patok Harga Seikhlasnya untuk Pelanggan, Kini Dapat Rezeki Tak Terduga
Seorang penjual balon yang memakai kostum badut di Bekasi, Jawa Barat belakangan ini menuai perhatian netizen di media sosial.
Editor: Galuh Palupi
Pria dari Zhengzhou ini beralih ke kehidupan ini setelah putrinya menderita cedera otak parah pada Oktober 2018.
Menurut laporan yang dilansir oleh Asia One, putrinya cedera pada bagian belakang kepalanya setelah terjatuh dari tempat tidur.
Dia mengalami pendarahan di otak dan kemudian didiagnosis menderita cerebral palsy.
Dikutip dari Allosehat, Cerebral palsy atau lumpuh otak adalah penyakit yang menyebabkan gangguan pada gerakan dan koordinasi tubuh.
• Wanita Tiongkok Sembelit Karena Banyak Minum Bubble Tea, Ini Dampak Buruk Lainnya Termasuk Jantung
Penyakit ini disebabkan oleh gangguan perkembangan otak, yang biasanya terjadi saat anak masih di dalam kandungan, (meski yang dirasakan anaknya adalah cedera saat tumbuh).
Gangguan perkembangan otak ini juga dapat terjadi ketika proses persalinan atau dua tahun pertama setelah kelahiran.
Anak itu juga menjadi lumpuh sebagian dan mengalami kebutaan.
Dokter memberi tahu ayah ini bahwa putrinya membutuhkan rehabilitasi jangka panjang, yang berarti tagihan medis yang tidak sedikit.
Dan dia sepertinya tidak mampu membayar dan tidak memiliki uang berlebih.
Meskipun dia berasal dari keluarga tidak mampu, ayah ini telah menghabiskan 200.000 yuan (Rp 400 juta) untuk perawatan medis putrinya sejak kecelakaan itu.
Perawatan yang memang tidak sedikit dengan keadaan sang putri yang seperti itu.
TIdak hanya keadaan sang putri, ia sendiri juga memiliki masalah dengan kesehatannya.
Ia mengidap ankylosing spondylitis - penyakit yang bersangkutan dengan artritis yang mempengaruhi tulang belakang.
Dikutip dari Alodokter, Ankylosing spondylitis adalah penyakit kronis yang menyebabkan tulang belakang mengalami peradangan.
Penyakit ini juga bisa membuat ruas tulang belakang melebur sehingga penderita sulit bergerak dan menjadi bungkuk.