Jalan Kaki Sehabis Makan Ternyata Lebih Banyak Manfaat Ketimbang Risikonya, Bisa Cegah Stroke
Benarkah jalan kaki sehabis makan baik untuk kesehatan tubuh? Ternyata lebih banyak manfaat ketimbang risikonya.
Penulis: Gigih Panggayuh Utomo
Editor: Ika Putri Bramasti
Diketahui bahwa olahraga memainkan peran utama dalam penurunan berat badan jika dikombinasikan dengan diet yang tepat.
Untuk mendorong penurunan berat badan, tubuh harus mengalami defisit kalori.
Artinya, seseorang harus membakar lebih banyak kalori daripada yang dikonsumsi.
Berjalan setelah makan akan lebih dekat untuk mencapai defisit kalori.
Jika dipertahankan secara konsisten, itu dapat membantu menurunkan berat badan.
3. Membantu Mengatur Kadar Gula Darah
Manfaat penting lainnya dari berjalan kaki setelah makan adalah peningkatan manajemen gula darah dalam tubuh.
Ini sangat penting bagi penderita diabetes tipe 1 dan 2, kondisi yang mengganggu pemrosesan gula darah.
Sebab, berolahraga setelah makan dapat mencegah lonjakan gula darah yang berlebihan.
Dengan demikian, itu akan mengurangi jumlah insulin atau obat-obatan oral yang diperlukan.
4. Mengatur Tekanan Darah
Berjalan setelah makan juga dapat membantu mengatur tekanan darah sampai batas tertentu.
Beberapa penelitian mengaitkan berjalan kaki 3 hari 10 menit dengan penurunan tingkat tekanan darah.
5. Mengurangi Risiko Penyakit Jantung dan Mencegah Stroke
Selama beberapa dekade, aktivitas fisik telah dikaitkan dengan kesehatan jantung.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/jalan-kaki_20180608_081958.jpg)