Breaking News:

Kecelakaan Sriwijaya Air

SERING Dicari Saat Kecelakaan Pesawat, 7 Fakta Black Box yang Hanya Simpan 2 Jam Percakapan Kokpit

Black box atau kotak hitam menjadi benda yang paling dicari-cari ketika adanya kecelakaan pesawat. Simak 7 fakta black box yang jarang diketahui.

WartaKota/Alex Suban/Grafis TribunNetwork
Ilustrasi black box (kiri), infografis kecelakaan Sriwijaya Air SJ 182 di perairan Kepulauan Seribu (kanan). 

3. Penemu Black Box orang Australia

Ayah Dr David Warren tewas dalam kecelakaan pesawat Selat Bass pada tahun 1934, ketika David baru berusia sembilan tahun.

Pada awal 1950-an, Dr Warren memiliki ide untuk membuat sebuah unit yang dapat merekam data penerbangan dan percakapan kokpit, untuk membantu para analis mengumpulkan peristiwa yang menyebabkan kecelakaan.

Dia menulis memo untuk Aeronautical Research Center di Melbourne yang berjudul "A Device for Assisting Investigation in Aircraft Accidents", dan pada tahun 1956 menghasilkan prototipe perekam penerbangan yang disebut "Unit Memori Penerbangan ARL".

Awalnya, penemuan Warren tidak mendapat banyak perhatian.

Hingga lima tahun kemudian, alat tersebut diproduksi di Inggris dan AS.

Namun, Australia adalah negara pertama yang mewajibkan teknologi tersebut.

4. Para ahli tidak menyebutnya black box

Istilah black box memang yang paling populer, tapi para ilmuwan tidak menyebutnya demikian.

Ada beberapa teori tentang asal-usul nama black box, mulai dari desain awal yang sangat gelap di bagian dalam, deskripsi jurnalis tentang "black box yang indah", hingga hangus saat terjadi kebakaran pasca-kecelakaan.

Para ahli menyebut black box sebagai perekam data penerbangan elektronik.

Peran mereka adalah untuk melacak secara rinci informasi dalam penerbangan, merekam semua data penerbangan seperti ketinggian, posisi dan kecepatan serta semua percakapan pilot.

Banyak maskapai penerbangan sipil memiliki banyak perangkat untuk menjalankan tugas-tugas ini sehingga informasi dapat dikumpulkan dengan lebih mudah jika terjadi kegagalan.

Dalam kebanyakan kasus, black box digunakan untuk membantu dalam mendiagnosis apa yang mungkin menjadi penyebab kecelakaan.

5. Hanya 2 jam percakapan kokpit yang disimpan

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/3
Tags:
update pencarian korban Sriwijaya Air terbarupenyebab jatuhnya Sriwijaya Air SJ-182black box Sriwijaya Air SJ 182
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved