Breaking News:

Viral Hari Ini

Langgar Protokol hingga Dihampiri Kondektur, Wanita Ini Malah Marah saat Diingatkan Pakai Masker

Seorang wanita malah marah ketika diingatkan memakai masker saat berkendara menggunakan kereta hingga dihampiri kondektur

Puchong News Group's Facebook via World of Buzz
Penumpang wanita marah saat ditegur untuk memakai masker di dalam gerbong kereta 

TRIBUNSTYLE.COM - Seorang wanita marah ketika diingatkan untuk memakai masker saat berada di dalam gerbong kereta hingga dihampiri kondektur.

Saat ini, masker merupakan salah satu benda yang wajib dikenakan oleh orang ketika berada di luar ruangan.

Pasalnya kini masih dalam kondisi pandemi Covid-19.

Masker menjadi alat pencegah penularan virus corona.

Seorang wanita penumpang kereta api rute Taiping ke Ipoh, Malaysia, malah marah-marah setelah ditegur karena tak pakai masker di dalam gerbong.

Wanita yang marah saat ditegur untuk mengenakan masker saat di dalam gerbong kereta
Wanita yang marah saat ditegur untuk mengenakan masker saat di dalam gerbong kereta ( Puchong News Group's Facebook via World of Buzz)

Petugas telah beberapa kali meminta penumpang tersebut untuk memakai namun tetap diabaikan.

Baca juga: 4 Fakta Terbaru Kondisi Syekh Ali Jaber yang Berjuang Melawan Covid-19, Ini Kata Asisten

Baca juga: Gegara Positif Covid-19, Kevin Sanjaya Batal ke Thailand, Partner Marcus: Ini Pelajaran Bagi Saya

Dalam unggahan yang sudah dihapus di Grup Berita Puchong di Facebook pada 27 Desember, seorang netizen menceritakan detail kejadian tersebut.

Melansir World of Buzz, Mr A (nama samaran netizen itu) menceritakan, dia melihat seorang wanita yang duduk di seberangnya tidak memakai masker.

Ia mengawasinya selama 10-20 menit kemudian memintanya untuk mengenakan masker.

Mr A juga menawarinya masker baru.

Ia berpikir mungkin masker wanita tersebut hilang atau rusak.

Penumpang wanita marah saat ditegur tak pakai masker
Penumpang wanita marah saat ditegur tak pakai masker (Puchong News Group's Facebook via World of Buzz)

Namun ternyata wanita tersebut bilang memiliki masker, hanya tak mau memakainya.

Geram dengan sikap wanita itu, teman Mr A lalu lapor ke petugas dan pengumuman langsung disiarkan.

Petugas dalam kereta api tersebut memerintahkan para penumpang untuk memakai masker.

Meski begitu, wanita berkaus garis hitam putih itu tetap mengacuhkan perintah.

Bahkan kondektur kereta sampai menghampirinya langsung.

Kondektur tersebut menjelaskan kepada wanita itu terkait pandemi Covid-19 maka dari itu setiap orang wajib memakai masker.

Wanita itu menjawab, "Saya sudah memakainya 4 jam."

Penumpang wanita marah saat ditegur untuk memakai masker
Penumpang wanita marah saat ditegur untuk memakai masker (Puchong News Group's Facebook via World of Buzz)

Tak berhenti di sana, wanita itu melanjutkan dengan nada marah.

"Saya ini customer, Anda jangan membentak saya," kata wnaita itu.

Padahal, menurut kesaksian Mr A, kondektur tidak meninggikan suaranya sama sekali.

Wanita itu kemudian menyadari bahwa Mr A merekamnya sambil berkata,"Orang bodoh yang melakukan ini" dan "Jangan bertindak bodoh".

Akhirnya, wanita tersebut memakai masker dengan sangat terpaksa.

Bahaya Kebiasaan Menurunkan Masker ke Dagu

Sering dilakukan, ternyata kebiasaan menurunkan masker ke dagu atau leher di tengah pandemi Covid-19 bisa berakibat fatal.

Hingga saat ini penyebaran virus corona di beberapa negara termasuk Indonesia masih sangat masif.

Bahkan setiap harinya jumlah pasien terinfeksi Covid-19 selalu bertambah.

Dilansir dari situs Covid-19.go.id, hingga hari ini, Kamis (10/122020) jumlah total pasien Covid-19 mencapai angka 592.900 kasus.

Untuk itulah pemerintah terus meminta masyarakat untuk disiplin mentaati protokol kesehatan yang ada.

Salah satunya selalu memakai masker di tengah pandemi Covid-19.

Bahaya menurunkan masker ke dagu di tengah pandemi virus corona.
Bahaya menurunkan masker ke dagu di tengah pandemi virus corona. (https://totabuan.news/TribunManado.com)

Namun sayangnya, beberapa orang justru melakukan kebiasaan buruk saat memakai masker di tengah pandemi seperti ini.

Parahnya kebiasaan ini rupanya sering kita jumpai di masyarakat.

Ya, kebiasaan buruk itu tak lain adalah menurunkan masker di dagu atau leher.

Tanpa disadari, kebiasaan menurunkan masker di dagu atau leher ternyata memiliki risiko yang fatal.

Alih-alih ingin tetap aman dengan memakai masker, namun lantaran kebiasaan buruk ini risiko anda terkena Covid-19 justru semakin besar.

Sebelumnya Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) pernah mengingatkan melalui sebuah video agar kita tidak menyentuh masker dengan tangan ketika sedang mengenakannya.

Di dalam video tersebut, CDC turut menyingung aturan lainnya yang masih sulit dipatuhi sebagian masyarakat, yakni: "jangan letakkan masker wajah di leher atau dahi".

Menurut pakar penyakit menular dan peneliti senior di Johns Hopkins Center for Health Security, Amesh A. Adalja, MD, ada beberapa alasan mengapa kebiasaan tersebut harus dihindari.

Pasalnya menurut Adalja, jika masker tidak digunakan secara tepat, maka seseorang bisa rentan menghirup partikel yang ada di luar.

Lebih bahaya lagi jika seseorang itu berada di dekat mereka yang sedang sakit dan rentan menularkan virus tersebut dengan mudah.

"Memakainya dengan cara yang tidak tepat pada dan tidak menutupi mulut dan hidung tidak akan memberikan manfaat apapun," kata Dr. Adalja.

Kebiasaan menurunkan masker ke dagu atau leher sama saja kita sedang terus menerus mengotori masker itu.

"Untuk memindahkannya ke dagu kita tentu harus menyentuhnya dan itu dapat mengotori (masker)," kata Adalja.

Selain itu East Midlands Ambulance Service dari National Health Service (NHS) juga pernah mengingatkan hal serupa melalui sebuah grafik.

"Grafik ini membantu menjelaskan pentingnya untuk tidak memakai masker di dagu atau leher," demikian tertulis dalam grafik.

Tetesan yang mengandung virus tidak terlihat oleh mata telanjang, sehingga kita tidak akan tahu apakah ada partikel mengandung virus yang menempel di sekitar area dagu dan leher kita.

Jika area dagu dan leher terkena tetesan mengandung virus dan kita menurunkan masker ke area tersebut bisa membuat masker terkontaminasi.

Masker pencegah penularan virus corona
Masker pencegah penularan virus corona (CC0 Public Domain)

Artinya, ketika masker tersebut digunakan kembali untuk menutup hidung dan mulut, maka bakteri, kuman dan virus itu akan langsung masuk dalam tubuh kita.

Kita yang awalnya sehat bisa jadi menjadi sakit.

Daya tahan tubuh yang menurun ditambah bakteri masuk akan membuat kita cepat terinfeksi Covid-19.

Memang kebiasaan ini terkesan sepele, namun nyatanya akibatnya fatal bukan?

Lantas bagaimana jika kita ingin makan atau minum tanpa harus menurunkan masker ke dagu atau leher?

Menurut Adalja, alangkah lebih baik jika sedang makan atau minum untuk melepas masker ketimbang menurunkannya di dagu atau leher.

Sebelum melepas masker, Adalja menyarankan untuk mencuci tangan dengan air dan sabun terlebih dahulu atau menggunakan hand sanitizer.

Kemudian, lepas masker pada bagian ear loop, pastikan tidak menyentuh bagian yang menutupi wajah.

Ketika ingin memakai masker kembali, ada baiknya anda mencuci tangan lebih dulu.

Pastikan anda mengenakannya dengan tepat dengan menutup hidup dan mulut.

Nah, sudah tahu kan sekarang bahaya kebiasaan buruk itu?

Yuk tinggalkan kebiasaan menurunkan masker ke dagu dan leher.

Jangan lupa pakai masker dengan tepat, mencuci tangan dan menjaga jarak.

(TribunStyle.com/Nafis/Octavia Monalisa)

Baca juga: Sempat Jadi Pasar Mati Akibat Covid, Ini Foto Baru Pasar Wuhan, Warga Berjubel Tak Semua Bermasker

Baca juga: KONDISI Terbaru Syekh Ali Jaber Setelah Sempat Dikabarkan Kritis karena Terpapar Covid-19

Sumber: TribunStyle.com
Tags:
Covid-19virus coronaMalaysia
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved