Breaking News:

AKHIRNYA Belajar Tatap Muka Dibolehkan Meski Pandemi Merajalela, Kemendikbud: Orangtua Berhak Tolak

Rencana Mendikbud Nadiem Makarim izinkan belajar tatap muka di bulan Januari 2021 ini akhirnya tetap berjalan, tapi orangtua siswa berhak menolak.

Freepik.com
Sekolah tatap muka selama masa pandemi (Ilustrasi) 

Survei KPAI dilakukan pada 62.448 responden siswa yang berada di 34 provinsi.

Dengan proporsi siswa SD mencapai 25.476 anak atau 40,18%, siswa SMP sejumlah 28.132 anak atau 46%.

Siswa SMA yang berpartisipasi hanya 3.707 orang atau 5,6%, siswa SMK lebih banyak, yaitu 4.184 orang atau 6,7%, sedangkan siswa SLB yang mengikuti survei sebanyak 49 anak atau 0,08%.

Kemudian sisanya 900 anak berasal dari Madrasah 1,44%.

"Jadi anak ini ingin sekolah tatap muka buat bahas materi sulit dan praktikum," kata Retno Listyarti, Komisioner KPAI dan Dewan Pakar Federasi Serikat Guru Indonesia (FGSI) pada diskusi daring FGSI pada Minggu (3/1/2021).

Lalu 25% mengatakan jenuh, sisanya ingin konsultasi dengan guru BK dan ada jumlah kekerasan di rumah 134 anak, kemudian ada rindu dengan teman dan lainnya," 

Sedangkan yang siswa yang mengatakan tidak setuju hanya 6.241 siswa atau sekitar 10% dari total responden.

Sementara yang menjawab ragu-ragu mencapai 10.078 siswa atau sekitar 11,83% dari total responden.

Baca Juga: Belajar tatap muka ditunda, Wagub DKI: Kesehatan dan keselamatan warga jadi prioritas

Alasan responden yang menyatakan tidak setuju, yakni

Halaman
1234
Ikuti kami di
Editor: Agung Budi Santoso
Sumber: Tribunnews.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved