Bantah Koma, Edwin Aprihandono Ungkap Rachel Maryam Ditidurkan 2 Hari dan Harus Angkat Rahim
Edwin Aprihandono beberkan kondisi Rachel Maryam. Ditidurkan dua hari karena alami pendarahan hebat dan harus angkat rahim.
Penulis: Yuliana Kusuma Dewi
Editor: Dhimas Yanuar
TRIBUNSTYLE.COM - Edwin Aprihandono beberkan kondisi Rachel Maryam. Ditidurkan dua hari karena alami pendarahan hebat dan harus angkat rahim.
Artis yang kini menjadi anggota DPR RI, Rachel Maryam sempat dirumorkan koma setelah melahirkan.
Namun kabar tersebut dibantah tegas oleh pihak keluarga Rachel Maryam.
Edwin Aprihandono lantas mengabarkan bagaimana kondisi sang istri dan bayinya.
Baca juga: Rachel Maryam Mulai Pulih Pasca Pendarahan, Kondisi Bayinya Diungkap Dokter: Kasihan Mamah Kamu Nak
Baca juga: Mulan Jameela Ungkap Kondisi Bayi Rachel Maryam, Foto Wajah Penuh Noda Putih Jadi Sorotan
"Telah lahir putra kami Muhammad Eijaz Mata Air dengan selamat dan sehat," ujar Edwin dikutip dari YouTube KH Infotainment, Jumat (09/10/2020).
Putra Edwin dan Rachel lahir dengan berat 3,7 kg dan tinggi 50 cm.
Edwin menjelaskan jika sang istri mengalami pendarahan hebat setelah melahirkan secara caesar.
"Sedikit berbagi cerita mengenai pengalaman kami ini.
Pascaoperasi caesar Rachel mengalami komplikasi yang menyebabkan pendarahan dalam hebat," ujarnya.
Sehingga dokter melakukan operasi kembali untuk menghentikan pendarahan.
"Jadi segera melakukan operasi kembali untuk menghentikan penyebab pendarahan dan diputuskan agar Rachel diangkat rahimnya," lanjut Edwin.
Sang istri kehilangan banyak darah dan membutuhkan banyak tranfusi.
Edwin menegaskan jika istrinya tidak koma dan sengaja ditidurkan.
"HB darah Rachel jadi drop dan membutuhkan sangat banyak sekali transfusi darah.
Untuk kenyamanan pasien, maka dokter memutuskan agar Rachel 'ditidurkan' atau dibuat 'tidak sadar' selama dua hari dari total empat hari Rachel dirawat di ICU.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/rachel-maryam-bersama-sang-suami.jpg)