Harga Emas Tembus Rp 1 Juta per Gram, Orang Ini Nekat Nyolong Perhiasan 50 Gram, Terkapar Ditembak
Harga emas yang melambung tinggi hingga tembus harga Rp 1 juta lebih per gramnya membuat orang makin nekat mencuri.
Editor: Agung Budi Santoso
TRIBUNNEWSMAKER.COM, MEDAN - Harga emas yang melambung tinggi hingga tembus harga Rp 1 juta lebih per gramnya membuat orang makin nekat mencuri.
Contohnya pria bernama Komaruddin Ginting ini, nekat nyolong perhiasan emas 50 gram dengan cara menjebol plafon rumah sasarannya, lalu mencuri perhiasan emas dan kamera.
Endingnya tumbang terkapar ditembak polisi.
Kisah berawal dari pelaku pencurian di Medan, Sumatera Utara, ditembak karena melawan dan berupaya kabur saat digiring aparat kepolisian.
Kadung terciduk, Komaruddin diperintah polisi untuk menunjukkan lokasi dia mencuri perhiasan emas di rumah korban sasarannya.
Bukannya bekerjasama dan patuh, malah berusaha kabur dan melawan polisi.
Tim Unit Reskrim Polsek Delitua menangkap Komaruddin Ginting (38) di tepi jalan Surbakti, Desa Namo Bintang, Kecamatan Pancurbatu, tepatnya depan warung kopi.
Warga Jalan Jamin Ginting Simpang Gardu, Gang Ginting, Desa Namo Bintang, Kecamatan Pancurbatu, tersebut diduga melakukan pembobolan rumah di Jalan Jamin Ginting KM.14,1 Kelurahan Sidomulyo, Kecamatan Medan Tuntungan, Senin (27/7/2020).
• Kepanikan Virus Corona di Jepang, Terjadi Perkelahian, Pencurian Hingga Tisu Toilet Digembok
• VIRAL VIDEO Detik-detik Aksi 2 Pencuri Bermodus Geser Tas dengan Kaki Terekam CCTV di Pondok Indah
Kanit Reskrim Polsek Delitua Iptu Imanuel Ginting mengatakan, tersangka ditangkap, setelah personel menerima laporan dari korban Marfin Tarigan SH (50) warga Jalan Stella Raya No.10, Kecamatan Medan Tuntungan, bahwa rumahnya dibobol maling.
Lewat rekaman CCTV terkuak siapa pencuri nekat yang tak sadar ada kamera pengintai.
Komaruddin pun diburu polisi dengan relatif mudah.
"Tersangka mengambil harta korban berupa perhiasan emas gelang seberat 50 gram beserta surat suratnya, satu unit kamera merek Canon E720S beserta dua buah lensa di dalam kotak kamera.
Sebuah teropong warna hitam, satu unit game merek Nitendo," ujarnya, Minggu (2/8/2020).
Sambung Imanuel, dari laporan korban, pihaknya langsung meluncur ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa beberapa saksi.
"Dari olah TKP dan pemeriksaan rekaman CCTV, personil berusaha mencari identitas tersangka.
Tersangka ini saat melakukan aksinya tak menyadari sedang terekam CCTV, sehingga tersangka tidak menutupi wajahnya," ungkapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/tembak-penembakan-menembak.jpg)