Virus Corona
PESTA Ibu-ibu Sosialita Berujung Petaka, Tamu-tamu Kena Corona, Badan Meriang 'Serasa Ditabrak Truk'
Naas, niat mengadakan pesta perayaan atas keberhasilannya galang dana, sosialita ini justru menularkan Covid-19 pada para tamunya.
Penulis: Tsania Fadhillah
Editor: Agung Budi Santoso
Pemerintah Patna langsung melakukan tracing.
Hingga Senin (29/6/2020), 80 orang lainnya terkonfirmasi virus corona, sehingga total kasusnya mencapai 95 orang.
Dilansir Daily Mirror, 95 konfirmasi corona tersebut menjadi penyebaran massal pertama yang tercatat di Negara Bagian Bihar.
Pelanggaran massif
Sumber dari kepolisian mengungkapkan, pengantin pria yang adalah teknisi perangkat lunak itu pulang ke desanya di Deehpali pada 12 Mei.
Selama berada di rumahnya, laki-laki itu disebut menderita gejala yang mirip virus corona.
Tapi, keluarganya tetap memaksa pernikahan jalan terus.
Dua hari setelah pernikahan yang digelar pada 15 Juni tersebut, kondisinya memburuk dan dia meninggal saat dibawa ke rumah sakit.
Pemerintah Patna menyatakan, terdapat pelanggaran masif yang dilakukan keluarga mempelai, meski korban sudah menunjukkan gejala.
Salah satunya, upacara tersebut melanggar aturan soal social distancing dan juga larangan menggelar pertemuan lebih dari 50 orang.
Dalam peristiwa lain yang terjadi di India, kakek pengantin pria meninggal dan 14 tamu positif Covid-19 buntut pesta di Bhilwara.
Denda Rp 120 juta
Pemerintah Negara Bagian Rajasthan memerintahkan ayah pengantin membayar biaya fasilitas karantina dan medis senilai 6.800 poundsterling (Rp 120.5 juta).
Pengadilan distrik juga menyatakan, segala pengeluaran lain di masa mendatang nantinya bakal diambil dari pihak pengantin sebagai hukuman.
(TribunStyle.com/TsaniaF/Galuh Palupi)
BACA JUGA :
• Viral Cerita Pasien Covid-19 Habis Rp 33 Juta, Ini Rincian Sebenarnya Biaya Perawatan Pasien Corona
• Gara-gara Covid-19, Ribuan Monyet Serang Toko dan Rumah Penduduk, Warga Mengunci Diri di Dalam Rumah
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/pesta-berujung-tertular-covid-19-atau-corona.jpg)