Tak Menduga Bella - Engku Emran Cerai, Sahabat yang Temani Kencan Pertama Mereka Angkat Bicara
Kabar perceraian Bella dan Engku Emran membawa kesedihan tersendiri bagi banyak pihak, tak terkecuali orang-orang yang berjasa dalam hubungan mereka.
Penulis: Triroessita Intan
Editor: Ika Putri Bramasti
TRIBUNSTYLE.COM - Kabar perceraian Laudya Cynthia Bella dan Engku Emran membawa kesedihan tersendiri bagi banyak pihak, tak terkecuali orang-orang yang berjasa dalam hubungan mereka.
Termasuk juga Niesa Khalil, sahabat Bella di Malaysia yang menjadi saksi kencan pertama Bella - Emran.
Niesa Khalil pernah disebut Bella dalam unggahan Instagramnya sebagai sosok yang berjasa dalam hidupnya.
“I can’t describe my feelings right now. I just wanna say how blessed i am. I have found my jodoh Insha Allah untul jannah and thank you Allah SWT, you send him lewat Sheila Nora Danish dan abang Boss Ned.
Thank you lovely couple and thank you juga untuk kakak tuaku sayang Niesa Khalil temenin aku masa first date. Love you guys,” tulis Laudya Cynthia Bella pada waktu itu.

• Dua Tahun Berumah Tangga, Laudya Cynthia Bella Harus Patuhi Sejumlah Peraturan Ini dari Engku Emran
• Laudya Cynthia Bella Tegar Umumkan Perceraian, Pakar Ekspresi Ungkap Fakta Lain: Hatinya Hancur
Mendengar kabar kandasnya hubungan Emran dan Bella, Niesa Khalil mengaku sedih.
Ia menjelaskan jika baru mendengar kabar tersebut melalui banjir direct message yang masuk di akun Instagramnya.
Banyak orang mempertanyakan perceraian pasangan yang menikah pada tanggal 8 September 2017 tersebut.
Menurutnya, perpisahan Bella dan Emran adalah takdir Allah yang tak dapat dicegah.
“Siapa pun tentu tidak bahagia (atas kabar ini). Bagaimana pun, jika itu adalah takdir Allah, tidak ada yang bisa mencegah. Saya tidak tahu apa-apa (soal perceraian Bella),” kata Niesa kepada media Malaysia, hmetro.com.my.

Niesa mengaku belum sempat menghubungi Bella untuk menanyakan kabar tersebut.
Menurut Niesa, hati Bella kini sedang dalam kondisi tidak baik.
Ia memilih untuk menghormati privasi sang sahabat di tengah situasi sulit.
“Aku belum menghubunginya. Ku rasa ini bukan waktu yang tepat karena tidak mudah bagi dia untuk menghadapi situasi seperti ini,” akunya.
"Sebelum ini aku tak ternah tanya apa-apa. Takut menyinggung dan nanti malah salah bicara." pungkasnya.