Virus Corona
BUKANNYA REDA, Covid-19 Diprediksi WHO Merajalela 2 Kali Lipat di Bulan September, Ini Kalkulasinya
Penularan virus corona tampaknya belum menunjukkan penurunan di dunia, bahkan diprediksi akan mencapai 2 kali lipat beberapa bulan ke depan.
Penulis: Candra isriadhi
Editor: Agung Budi Santoso
Penyebaran virus corona kini terjadi di Amerika Selatan, Asia Selatan dan Afrika.
Dan ditakutkan virus corona akan bertahan lama di negara dari benua tersebut.
WHO juga mengatakan Amerika Selatan sebagai pusat penyebaran baru di akhir bulan Mei 2020.
Bahkan angka penularan setiap harinya di Brasil sudah melampaui Amerika Serikat.
- Menyebar Cepat di Luar Tiongkok
Meski virus corona berasal dari Tiongkok namun kini malah menyebar cepat di luar negara tirai bambu tersebut.
Seperti diketahui sebelumnya kasus pertama yang terjadi di luar Tiongkok dilaporkan terjadi di Thailand.
Saat itu Thailand melaporkan kasus positif virus corona pertamanya pada tanggal 15 Januari 2020.
Dan pada tanggal 5 Maret 2020 negara di benua Eropa mencatat separuh kasus virus corona di dunia terjadi di kawasannya.
Paling parah adalah kluster besar yang terjadi di Italia Utara.
Di bulan April giliran Amerika Serikat jadi pusat penyebaran baru dan sampai sekarang masih berjuang untuk mengatasinya.
Bahkan parahanya lagi angka penularan di Amerika Serikat sudah lebih tinggi dari seluruh jumlah kasus Eropa.
- Diprediksi Mencapai Dua Kali Lipat
Dengan fakta yang terjadi sepertinya angka penularan virus corona di dunia akan terus bertambah.
Setidaknya hal itulah yang disampaikan oleh WHO pada beberapa waktu yang lalu.
Menurut informasi hanya dalam 45 hari penularan saja, virus corona sudah meningkat dari angka 2 juta menjadi 6 juta.
Dan dalam waktu 28 hari angka tersebut kembali meningkat mencapai 10 juta.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/dirjen-who-tedros-adhanom-ghebreyesus.jpg)