Breaking News:

Ajaran Baru 2020/2021 Rilis, Ini 4 Syarat Belajar Tatap Muka, Bisa Batal Jika Ortu Murid Tak Setuju

Ajaran baru 2020/2021 akan dilaksanakan Juli mendatang. Simak dulu 4 syarat belajar tatap muka. Ternyata bisa dibatalkan dengan syarat ini.

Editor: Monalisa
ANTARA FOTO/ FAUZAN
Siswa sekolah menjalani pemeriksaan suhu tubuh sebelum memasuki lingkungan sekolah di Jakarta Nanyang School, Tangerang, Banten, Rabu (4/3/2020). Pemeriksaan kondisi suhu tubuh di sekolah tersebut untuk mengantisipasi penyebaran virus menular dan siswa yang melibihi suhu lebih dari 37 derajat akan dipulangkan.(ANTARA FOTO/FAUZAN) 

TRIBUNSTYLE.COM - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim akhirnya merilis jadwal sekolah ajaran baru tahun 2020/2021.

Dalam siaran pers Kemendikbud, Nadiem Makarim akhirnya mengumumkan kegiatan pembelajaran ajaran baru akan dimulai pada Juli 2020.

Tak hanya itu Mendikbud juga memutuskan untuk membuka kembali kegiatan belajar secara tatap muka di sekolah.

Tidak semua, Nadiem Makarim mengizinkan hanya sekolah di wilayah zona hijau saja yang boleh melaksanakan kegiatan belajar secara tatap muka.

Namun daerah di zona kuning, oranye, dan merah, dilarang melakukan pembelajaran tatap muka di satuan pendidikan.

“Satuan pendidikan pada zona-zona tersebut tetap melanjutkan Belajar dari Rumah,” terang Mendikbud Nadiem Anwar Makarim, pada webinar tersebut.

HASIL PPDB Jakarta Jalur Zonasi Diumumkan Jam 17.00 WIB Sore Ini, Cek di ppdb.jakarta.go.id Semoga!

Jadwal Masuk Sekolah Ajaran Baru 2020/2021 Sudah Dirilis, Mendikbud: SD 2 Bulan Setelah SMP dan SMA

New normal di sekolah tahun ajaran baru 2020
New normal di sekolah tahun ajaran baru 2020 (beaconschoolsupport.co.uk)

Terkait jumlah peserta didik, hingga 15 Juni 2020, terdapat 94 persen peserta didik yang berada di zona kuning, oranye, dan merah dalam 429 kabupaten/kota sehingga mereka harus tetap Belajar dari Rumah.

Adapun peserta didik yang saat ini berada di zona hijau hanya berkisar 6 persen.

Sementara itu Mendikbud juga telah memberikan empat syarat untuk diberlakukan pelaksanaan belajar secara tatap muka.

Nadiem menegaskan, proses pengambilan keputusan dimulainya pembelajaran tatap muka bagi satuan pendidikan di kabupaten/kota dalam zona hijau dilakukan secara sangat ketat dengan persyaratan berlapis.

Keberadaan satuan pendidikan di zona hijau menjadi syarat pertama dan utama yang wajib dipenuhi bagi satuan pendidikan yang akan melakukan pembelajaran tatap muka.

- Persyaratan kedua, adalah jika pemerintah daerah atau Kantor Wilayah/Kantor Kementerian Agama memberi izin.

- Ketiga, jika satuan pendidikan sudah memenuhi semua daftar periksa dan siap melakukan pembelajaran tatap muka.

- Keempat, orang tua/wali murid menyetujui putra/putrinya melakukan pembelajaran tatap muka di satuan pendidikan.

Halaman
12
Sumber: Suar.id
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved