POTRET Rumah Kelahiran Rasulullah SAW, Begini Cara Arab Saudi Agar Tempat Ini Tidak Dikultuskan
Menghadap Kabah & Zam Zam Tower, inilah potret rumah tempat Nabi Muhammad SAW dilahirkan. Dan begini cara Arab Saudi agar tempat ini tidak dikultuskan
Editor: Agung Budi Santoso
Kini, rumah peninggalan Rasulullah tersebut telah berbentuk bangunan dengan arsitektur tahun 1900-an.
Pemeritah setempat memugar bangunan peninggalan Rasulullah bukan tanpa alasan.
Hal ini bertujuan untuk melindungi akidah dan keyakinan umat Islam dari sikap syirik kepada Allah.
Pemerintah Arab Saudi tidak ingin umat Islam mengkeramatkan situs peninggalan sejarah ini.
Tak terkecuali pada tempat dilahirkannya Nabi Muhammad SAW.
Meski sudah dipugar, masyarakat masih bisa melihat rumah tempat dilahirkannya Rasulullah.
Rumah tersebut masih berdiri kokoh hingga saat ini dan berada di kompleks Masjidil Haram.
- Dialihfungsikan menjadi perpustakaan
Selain memugarnya, pemerintah setempat juga mengalihfungsikan rumah peninggalan Rasulullah ini menjadi perpustakaan.
Perpustakaan tersebut diberi nama Maktabah Makkah Mukaramah.
Meskipun dialihfungsikan, tidak semua orang boleh masuk kedalam perpustakaan ini.
Di area rumah peninggalan Rasulullah ini juga dijaga oleh sejumlah petugas yang menjaganya.
- Ada larangan di Maktabah Makkah Mukarramah
Dilansir dari akun YouTube Alman Mulyana, di Maktabah Makkah Mukarramah atau rumah peninggalan Rasulullah ini ternyata ada beberapa larangan.
Salah satunya adalah dilarang menjalankan ibadah menghadap pada rumah ini.
Selain itu, pengunjung juga dilarang untuk mencoret-coret atau mengusap-usap rumah peninggalan Rasulullah.
- Menghadap langsung ke Kabah dan Zam-zam Tower
Rumah tempat dilahirkannya Nabi Muhammad SAW ini terletak di kampung Suuq Lail, Arab Saudi, dan berada di kawasan Masjidil Haram.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/rumah-rasulullah.jpg)