Viral Hari Ini
IDENTITAS Asli Pria Pengais Sampah Ini Bikin Tercengang, Ternyata Miliarder Pemilik Gurita Bisnis
Tak ada yang menyangka, pria yang sehari-harinya mengais sampah di jalanan ini ternyata memiliki background yang luar biasa.
Penulis: galuh palupi
Editor: Agung Budi Santoso
TRIBUNSTYLE.COM - Tak ada yang menyangka, pria yang sehari-harinya mengais sampah di jalanan ini ternyata memiliki background yang luar biasa.
Dilansir dari Sixth Tone, Zhong Congrong, asal China, setiap hari berangkat pukul 8 pagi untuk mengais sampah di jalanan.
Zhong bekerja menganakan celana panjang, sepasang sepatu kets, dan kaos orange bertuliskan slogan 'anti sampah'.
Dengan tekun ia akan memunguti sampah yang ditemuinya di jalanan.
Kantong plastik, botol-botol bekas, dan jenis sampah lain diambil oleh Zhong lalu dimasukkannya dalam kantong besar.
• Mirip di India, Viral Video Polisi Pukuli Bokong Warga dengan Rotan yang Ngeyel Tak Pakai Masker
• VIRAL Pria Unggah Foto Perubahan Drastis Sebelum & Sesudah Dirongrong Corona, Kekar Jadi Kerempeng

Sesekali, Zhong berbicara melalui pengeras suara yang ia bawa.
Zhong menyerukan pada orang-orang di sekitarnya untuk ikut menjaga kebersihan lingkungan.
Perilaku Zhong ini sontak mencuri perhatian.
Namun di balik ketekunannya membersihkan jalanan dari sampah berserakan, Zhong menyimpan rahasia.
Zhong sebenarnya merupakan seorang pengusaha sukses.
Bahkan ia adalah miliarder kaya yang telah memiliki gurita bisnis.
Pria 52 tahun ini mengelola bisnis di bidang real estate, dealer mobil, dan perusahaan pemrosesan bahan.
Lantas mengapa Zhong mau repot-repot memunguti sampah di jalan?
Sudah sejak lama Zhong dikenal sebagai orang yang peduli dengan lingkungan.
Apa yang dilakukannya semata-mata karena kepeduliannya pada kebersihan.
Zhong pun tak peduli dengan status soial yang dimilikinya.
• VIRAL Putri Bangsawan 25 Tahun Dikurung Ibunya Karena Jatuh Cinta, Ditemukan Beratnya Hanya 20 Kg
Ia memunguti sampah itu dengan sukarela, tanpa disuruh atau dibayar.
"Kita membuang atau mengambil sampah tidak terkait dengan gelar akademik, latar belakang budaya, usia, atau status sosial ekonomi kita," kata Zhong kepada Sixth Tone.

Kampanye kebersihan yang dilakukan Zhong terinspirasi dari kisah keluarganya sendiri.
Pada tahun 2015, keluarganya melakukan perjalanan Imlek di Provinsi Hainan di China.
Di sana ia bertemu dengan profesor dari Universitas Tsinghua yang pada waktu itu mengambil sampah sepanjang pantai, selama empat tahun.
Zhong mulai meniru hal ini dan mulai mempromosikan kesadaran lingkungan di restoran-restoran dan tetangganya pada malam hari.
Tetapi dia tahu bahwa masalahnya tidak bisa diselesaikan hanya dalam semalam, dan bahwa tindakan yang lebih luas harus diterapkan untuk mencapai keberhasilan jangka panjang.
Zhong juga mendorong karyawannya untuk peduli lingkungan dan akan didenda 10 yuan atau sekitar Rp20 ribu jika mereka membuang sampah di tempat kerja.
Pada awalnya istri dan anak-anaknya Zhong merasa malu dengan perilaku eksentriknya, yang menarik perhatian negatif dari media.
Bahkan keluarganya menolak berjalan di sebelahnya ketika depan umum, karena pandangan negatif tersebut.
• VIRAL Pria Unggah Foto Perubahan Drastis Sebelum & Sesudah Dirongrong Corona, Kekar Jadi Kerempeng
• Klarifikasi Ranty Maria Dituding Bela Sarah Keihl atas Viral Lelang Keperawanan: Shes Human
Namun kemudian, sikapnya mulai berubah, ketika mereka menyadari bahwa lingkungan mereka berubah menjadi bersih, hingga Zhong dipuji oleh tetangganya.
Sekarang istri Zhong juga menjadi juru kampanya anti-sampah, dan memberi tahu orang-orang untuk tidak membuang sampah sembarangan.
Berikut tonton video ketika Zhong tengah memunguti sampah:
Pemulung Ini Ternyata Bukan Orang Sembarangan, Punya Harta Rp 110 Miliar
Cerita serupa juga pernah terjadi di Amerika Serikat.
Lisa Fiekowski, wanita asal Amerika Serikat, tiap hari bekerja mengais sampah.
Meski sudah berusia lebih dari 60 tahun, Lisa Fiekowski tak pernah malas untuk bekerja menjadi pemulung.
Ia kerap terlihat muncul di lingkungan Prospect Heights di Brooklyn, New York, AS.

Sehari-harinya, Lisa tampil dengan baju lusuh, mobil Camry bobrok, dan berkarung-karung sampah yang berhasil ia kumpulkan.
Dari penampilan luarnya itu, tak ada yang menyangka jika Lisa sebenarnya bukan sosok biasa.
• Viral Momen Kocak Soraya Rasyid saat Jadi Host Uang Kaget, Injak Kaki hingga Jatuh Terjengkang
Selama ini, Lisa menyembunyikan identitasnya sebagai seorang pengusaha dan jutawan kaya.
Menurut eva.vn sebenarnya Lisa adalah seorang pemilik perusahaan real estat yang bernilai 8 juta dollar AS (Rp110 miliar).
Tetapi dia memilih meningalkan semua kemewahan yang dimilikinya dan hidup di jalan sebagai seorang pemulung.
Memiliki kekayaan yang besar tidak justru membuat dirinya tinggi hati, dia memilih menjadi tukang sampah dan menghasilkan 20-30 dollar AS (Rp200-400 ribu).
Lisa mengatakan dia suka melakukan pekerjaan ini karena bisa menjaga dirinya tetap aktif.
Bahkan yang paling penting adalah, dia bisa berbicara dengan tetangganya dan menjaga lingkungannya tetap bersih.
"Sebagian besar ini adalah aktivitas fisik," katanya.
Lisa sendiri memiliki gelar master dari Universitas of Chicago, selain itu suaminya berpenghasilan 180.000 dollar AS (Rp2,4 miliar) per tahun.
Dulunya Lisa bekerja di bidang pemasaran dan pialang saham.
Kedua orang tuanya adalah ekonom dan mendidiknya sebagai seorang ekonom sejati, jadi sangat memalukan mengetahui Lisa bekerja sebagi pemulung.
• Viral Perlakuaan Dedy Susanto pada Pasien, Poppy Amalya Beri Tips Aman Konsultasi Psikologi
"Keluarga saya mengira itu mengerikan, tapi saya pikir ini adalah menyenangkan," katanya.
Keluarganya merasa agak malu dengan pekerjaan Lisa, namun dia tetap bersikeras mengerjakannya dan mengatakan ini adalah hobinya.
Lisa sendiri pindah dari New York pada tahun 1979.
Pada saat pertama kalinya tiba di New York dia menghabiskan uang 22.000 dollar (Rp300 juta) untuk membeli rumah.
Kemudian dia bersama suaminya mulai berinvestasi di real estat dan membeli sebuah rumah di Harlem.
Hingga saat ini mereka sudah memiliki rumah dengan total bernilai 4 juta dollar AS (Rp55 miliar).
Total asetnya mencapai 8 Juta dollar AS (Rp110 miliar).
Lisa mengatakan, "dulu saya adalah pecandu, Bagi saya yang menyedihkan New York dulu menerima pecandu tapi sekarang dilarang." (TribunStyle.com)
Sebagian artikel ini telah tayang sebelumnya dengan judul 'Naik Mobil Bobrok Sehari-hari Menjadi Pemulung Sampah, Siapa Sangka Penghasilan Wanita Ini Berharta Rp110 Miliar, Terungkap Ternyata Sosoknya Bukan Orang Sembarangan'
• VIRAL VIDEO Warga Berjubel Berlarian Masuk Mal, Ahli: Banyak yang Jenuh dan Bosan Berada di Rumah
• Viral Habib Umar Assegaf Bangil Langgar Aturan PSBB di Surabaya, Ngamuk dan Lawan Petugas Satpol PP