Breaking News:

Virus Corona

Soroti Istilah New Normal, Atiqah Hasiholan Tuai Beragam Reaksi Publik, Tepis Menganut Konspirasi

Atiqah Hasiholan soroti istilah new normal. Istri Rio Dewanto itu lebih nyaman menggunakan istilah transisi ke kehidupan normal.

Penulis: Febriana Nur Insani
Editor: Suli Hanna
Instagram @atiqahhasiholan
Atiqah Hasiholan soroti istilah new normal 

TRIBUNSTYLE.COM - Atiqah Hasiholan soroti istilah new normal. Istri Rio Dewanto itu lebih nyaman menggunakan istilah transisi ke kehidupan normal.

Jumlah kasus baru Covid-19 di Indonesia hingga kini masih terus ditemukan.

Data terbaru (28/5/2020) menyebut ditemukan 686 kasus baru Covid-19 yang tersebar ke beberapa provinsi.

Jawa Timur pun menjadi provinsi tertinggi jumlah kasus baru yakni mencapai 199 kasus.

Pemerintah pun masih terus meminta masyarakat untuk tertib dalam menjalankan physical distancing.

Selain itu, Presiden Joko Widodo juga masyarakat bersiap untuk menghadapi tatanan kehidupan baru atau new normal sebelum vaksin corona ditemukan.

"Kebutuhan kita sudah pasti berubah untuk mengatasi risiko wabah ini. Itu keniscayaan, itulah yang oleh banyak orang disebut sebagai new normal atau tatanan kehidupan baru," kata Jokowi pada (15/5/2020).

Inilah Berbagai Indikator Kesiapan Suatu Daerah untuk Menerapkan New Normal Terkait Covid-19

Bersiap New Normal, Ojek Online Minta Penumpang Pakai Helm Sendiri, Demi Cegah Penularan Covid-19

Atiqah Hasiholan
Atiqah Hasiholan (Instagram/atiqahhasiholan)

Meski begitu, beberapa pihak terlihat mengkritisi istilah 'New Normal'.

Artis Atiqah Hasiholan secara terang-terangan merasa kurang sependapat dalam penggunaan istilah new normal.

Hal itu ia ungkapkan dalam postingannya di Instagram pada Rabu (27/5/2020).

Istri Rio Dewanto mengaku lebih nyaman menggunakan istilah transisi.

"Saya bingung dengan kata new normal terkait dengan kehidupan sosial dan kontak fisik terhadap manusia.

Jadi ketika pandemi udah usai namanya apa?

No, this is not normal, this is just a transition untuk kembali ke kehidupan normal," tulis Atiqah.

Bukan tanpa alasan Atiqah mempermasalahkan penggunaan istilah.

Bagi putri Ratna Sarumpaet tersebut, pemilihan kata sangat berkaitan dengan psikologis manusia.

Atiqah Hasiholan soal istilah new normal
Atiqah Hasiholan soal istilah new normal (Instagram @atiqahhasiholan)

"Menurut saya pemilihan kata berkaitan erat dengan psikologis manusia.

Normal adalah sesuatu yang menjadi acceptable.

Kita masih mau fight-kan ke kehidupan yang dulu?" lanjutnya.

Pendapat Atiqah pun ternyata dibanjiri komentar dari warganet.

Tak sedikit yang berasumsi ibu satu anak tersebut sedang melontarkan kritik kepada pemerintah.

New Normal Mulai Diterapkan 1 Juni 2020, Begini Protokol Kesehatan di Sektor Jasa dan Perdagangan

Berdamai dengan Covid-19, Ini Aturan New Normal yang Wajib Dipatuhi Perusahaan di Tempat Kerja

Atiqah Hasiholan soal istilah new normal (2)
Atiqah Hasiholan soal istilah new normal (2) (Instagram @atiqahhasiholan)

"Yang pada comment saya seolah mengkritik pemerintah coba deh pelajarin dulu, new normal itu dipakai di seluruh dunia.

Bukan, bukan, pasti kalian mau comment saya penganut conspiracy deh. Ilmu saya belum sampai ke situ.

Saya cuma mempertanyakan kaitan penggunaan kata dengan psikologis manusia.

Karena kalo saya, ogah sih new normal kaya gini. Saya meyakini ini hanyalah transisi ke kehidupan normal kembali," tandas Atiqah.

New normal sebenarnya merupakan konsep pola hidup baru yang dihimbau oleh WHO untuk mengatasi virus corona.

Dalam unggahan melalui Twitter-nya, Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, menyebutkan sejumlah hal yang harus diperhatikan pemerintah suatu wilayah atau negara untuk melonggarkan pembatasan terkait pandemi Covid-19.

Salah satunya adalah mendidik, melibatkan, dan memberdayakan masyarakatnya untuk hidup di bawah new normal.

Indikator Kesiapan Suatu Daerah untuk Menerapkan New Normal Terkait Covid-19

Pemerintah mulai menyiapkan skenario new normal atau kenormalan baru.

Skenario ini diterapkan untuk kembali menjalankan roda perekonomian yang sempat terhenti karena pandemi virus corona.

Meski demikian, ada beberapa indikator untuk suatu daerah menerapkan new normal atau kenormalan baru.

Salah satu aspek yang perlu diukur olehdaerah untuk menerapkan aktivitas sosial ekonomi pada kenormalan baru adalah surveilans kesehatan masyarakat.

Salah satu indikator yang menunjukkan baiknya surveilans kesehatan masyarakat yaitu pemeriksaan jumlah spesimen Covid-19 yang meningkat dan diikuti dengan berkurangya kasus positif Covid-19.

 

Ilustrasi penerapan protokol new normal di sektor jasa dan perdagangan.
Ilustrasi penerapan protokol new normal di sektor jasa dan perdagangan. (Asia City Media Group)

"Giliran kenaikan pemeriksaannya naik, yang positifnya harus kecil, di bawah lima persen,” ujar Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Covid-19 Wiku Adisasmito dalam konferensi pers BNPB, Selasa (26/5/2020), seperti dilansir dari Kompas.com.

Aspek berikutnya yaitu terkait pelayanan kesehatan, indikatornya adalah jumlah ketersediaan tempat tidur untuk pasien baru di rumah saki, alat pelindung diri bagi tenaga medis, dan ventilator.

Meski demikia, Wiku mengakui pihaknya masih terkendala perolehan data untuk mengukur indikator terkait pelayanan kesehatan.

"Ini datanya memang belum terkumpul dengan baik, tapi dengan partisipasi pemerintah daerah dengan baik, kita akan dapat datanya," kata dia.

Aspek lainnya yang perlu diperhatikan dan menjadi indikator adalah gambaran epidemiologi pada suatu daera.

Salah satu indikatornya adalah jika kasus positif Covid-19 turun 50 persen selama dua pekan berturut-turut.

"Indikator epidemiologi, kita harus lihat penurunan jumlah kasus positif selama dua minggu sejak puncak terakhir," kata dia.

"Setiap daerah pasti gambarannya beda, (kondisi) bagus apabila selama dua minggu sejak puncak terakhir penurunannya 50 persen," kata di

Rencananya, pemerintah akan menerapkan kenormalan baru atau new normal dalam 5 fase.

Untuk memulihkan perekonomian agar kembali normal, Kementerian Koodinator Bidang Perekonomian telah menyusun tahapan atau fase untuk pembukaan kembali kegiatan bisnis dan industri pasca penyebaran pandemi Covid-19.

Pembukaan kembali kegiatan bisnis dan industri ini dibagi dalam beberapa fase.

Dilansir dari Kontan, berikut adalah timeline fase new normal untuk pemulihan ekonomi dalam 5 tahap.

Transjakarta selama PSBB.
Transjakarta selama PSBB. (Instagram/@gen6018_)

Tahap 1 (1 Juni)

  • Industri dan jasa dapat beroperasi dengan protokol kesehatan Covid-19
  • Mall belum boleh beroperasi, kecuali toko penjual masker & fasilitas kesehatan

Tahap 2 (8 Juni)

  • Toko, pasar dan mall diperbolehkan pembukaan toko namun dengan protokol kesehatan

Tahap 3 (15 Juni)

  • Mall tetap seperti fase 2, namun ada evaluasi pembukaan salon, spa, dan lainnya. Tetap dgengan protokol kesehatan Covid-19
  • Sekolah dibuka namun dengan sistem shift

Tahap 4 (6 Juli)

  • Pembukaan kegiatan ekonomi dengan tambahan evaluasi untuk pembukaan secara bertahap restoran, cafe, bar, dan lainnya dengan protokol kebersihan yang ketat
  • Kegiatan ibadah diperbolehkan dengan jumlah jamaah dibatasi

Tahap 5 (20-27 Juli)

  • Evaluasi untuk 4 fase dan pembukaan tempat-tempat atau kegiatan ekonomi dan kegiatan sosial berskala besar
  • Akhir Juli/awal Agustus 2020 diharapkan seluruh kegiatan ekonomi sudah dibuka.

Sektretaris Kementerian Koordianator Bidang Perekonomian, Susiwijono mengatakan bahwa hal yang beredar di masyarakat tersebut merupakan kajian awal Kemenko Perekonomian, yang selama ini secara intens meklkukan kajian dan kebijakan pemerintah menjelang, selama, dan pasca pandemi Covid-19.

"Kajian awal yang beredar tersebut sebagai antisipasi untuk melakukan upaya-upaya yang diperlukan pascapandemi Covid-19 mereda," kata Susiwijono dalam keterangannya.

(TribunStyle.com/Febriana/Anggie)

 Skenario Tahapan New Normal untuk Pemulihan Ekonomi yang Akan Dilakukan Mulai 1 Juni 2020

 7 POTRET Perubahan Drastis di Amerika Saat New Normal Berlaku, Pada Saatnya Berlaku di Indonesia

Sumber: TribunStyle.com
Tags:
coronaAtiqah Hasiholannew normalRio DewantoCovid-19Ratna Sarumpaetseleb Atiqah Hasiholan soroti istilah new normal
Berita Terkait
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved