Virus Corona
UPDATE Corona Dunia 1 Mei: 3,3 Juta Orang Terinfeksi, Amerika Terpuruk, Inggris Bagikan Kabar Baik
Berikut update perkembangan virus corona di dunia per Jumat 1 Mei 2020. Amerika Serikat mulai tergoncang, Inggris justru bagikan kabar baik.
Editor: Monalisa
TRIBUNSTYLE.COM - Simak perkembangan penyebaran virus corona di dunia per 1 Mei 2020. Kabar baik datang Negara Inggris. Sementara Amerika Serikat justru goncang lantaran kemungkinan menghadapi krisis ekonomi.
Data Worldometers menunjukkan, hingga Jumat (1/5/2020) pagi, jumlah kasus Covid-19 di dunia tercatat mencapai 3.302.909 kasus.
Artinya, lebih dari 3,3 juta orang terinfeksi virus corona jenis baru.
Sementara, sebanyak 233.765 orang meninggal dunia, dan angka pasien sembuh berjumlah lebih dari 1 juta orang, tepatnya 1.038.390.
Berdasarkan data Worldometers, berikut 10 negara dengan jumlah kasus terbanyak:
• POPULER Di Rumah Aja karena Corona, Terungkap Wajah Polos 6 Pedangdut Tanpa Make Up, Seperti Apa?
• POPULER Pemuda 16 Tahun Meninggal Terindikasi Corona, Awalnya Tangan Kesemutan & Tidur Seharian
- Amerika Serikat: 1.094.277 kasus, 63.815 orang meninggal dunia, dan 151.784 orang sembuh
- Spanyol: 239.639 kasus, 24.543 orang meninggal dunia, dan 137.984 orang sembuh
- Italia: 205.463 kasus, 27.967 orang meninggal dunia, dan 75.945 orang sembuh
- Inggris: 171.253 kasus, 26.771 orang meninggal dunia
- Perancis: 167.178 kasus, 24.376 orang meninggal dunia, dan 49.476 orang sembuh
- Jerman: 163.009 kasus, 6.623 orang meninggal dunia, dan 123.500 orang sembuh.
- Turki: 120.204 kasus, 3.174 orang meninggal dunia, dan 48.886 orang sembuh
- Rusia: 106.498 kasus, 1.073 orang meninggal dunia, dan 11.619 orang sembuh
- Iran: 94.640 kasus, 6.028 orang meninggal dunia, dan 75.103 orang sembuh
- Brazil: 85.380 kasus, 5.901 orang meninggal dunia, dan 35.935 orang sembuh.
Perkembangan virus corona di sejumlah negara
Berikut perkembangan virus corona di sejumlah negara, dikutip dari Aljazeera:
Amerika Serikat
Presiden AS Donald Trump mengklaim telah mendapatkan bukti bahwa virus corona berasal dari Institut Virologi Wuhan.
Akan tetapi, ia tak mau mengungkapnya. Sementara, pada hari yang sama, Badan Intelijen AS menyebutkan bahwa virus corona bukan buatan manusia atau dimodifikasi secara genetik.
Meski demikian, mereka masih memeriksa apakah asal-usul virus corona berkaitan dengan hewan atau berkaitan dengan laboratorium Wuhan.
Dengan wabah virus corona yang menyebar di AS, negara itu kini juga tengah menghadapi kemungkinan risiko krisis ekonomi terburuk.
Jutan warga AS kehilangan pekerjaan dan angka belanja terus menurun.
• Dikira Berdoa di Tengah Darurat Corona, Pria Ini Ternyata Baru Saja Melempar Istrinya dari Lantai 7
Inggris
Perdana Menteri Inggris Boris Johnson mengatakan, Inggris telah melewati puncak wabah virus corona.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/ilustrasi-corona-virus-2.jpg)