Ramadhan 2020
Semalam Mimpi Basah? Ini Bacaan Niat dan Tata Cara Mandi Wajib agar Bisa Lanjut Ibadah Ramadhan
Semalam mimpi basah? Ini tata cara dan bacaan niat mandi wajib atau mandi junub agar bisa lanjut melaksanakan ibadah Ramadhan.
Penulis: Gigih Panggayuh Utomo
Editor: Delta Lidina Putri
TRIBUNSTYLE.COM - Mandi besar atau mandi junub wajib dilakukan umat muslim yang berhadas besar sebelum melakukan ibadah, termasuk puasa Ramadhan.
Hadas besar sendiri artinya adalah kondisi tidak suci pada diri seorang muslim sehingga ia tidak boleh salat maupun ibadah lain seperti berpuasa.
Penyebab hadas besar antara lain adalah ketika usai berhubungan suami-istri, haid, nifas, atau keluarnya air mani.
Mimpi basah juga menjadi penyebab hadas besar, yakni keluarnya air mani saat sedang tidur.
Meski tak disengaja, tetap saja para lelaki yang habis mimpi basah harus mandi wajib.
Tujuan mandi wajib yaitu membersihkan dan menyucikan diri kembali.
• Jam Tidur Berantakan Saat Ramadhan? 5 Tips Memperbaiki Waktu Istrirahat di Tengah Pandemi Covid-19
• Mandi Wajib Setelah Imsak di Bulan Ramadhan, Apakah Puasa Masih Sah? Ini Penjelasannya
Adapun tata cara mandi wajib atau mandi junub adalah sebagai berikut.
Bacaan Niat dan Tata Cara Mandi Wajib
Rukun mandi ada dua, yakni niat dan membasuh seluruh anggota tubuh.
Orang yang telah berniat mandi wajib dan kemudian membasuh seluruh tubuhnya dengan air, mandinya sudah sah.
1. Niat
Berikut ini bacaan niat mandi wajib.
نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ الْحَدَثِ اْلاَكْبَرِ فَرْضًا ِللهِ تَعَالَى
Nawaitul ghusla lifrafil hadatsil akbari fardhollillahi ta'aala.
Terjemahannya, "Aku berniat mandi untuk menghilangkan hadats besar, fardhu karena Allah Taala."
2. Membasuh Telapak Tangan
Ambil air kemudian membasuh kedua telapak tangan sebanyak 3 kali.
Hal ini mengacu pada cara Nabi Muhammad ketika mandi junub sebagaimana dituliskan dalam hadis berikut ini.
"Dari Aisyah bahwa ketika Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam mandi karena junub, maka beliau memulainya dengan mencuci kedua telapak tangannya tiga kali.” (HR. Muslim)
3. Bersihkan Najis yang Menempel di Tubuh
Bersihkan semua najis atau kotoran yang masih menempel pada tubuh.
Cuci kemaluan serta sekitarnya dari air mani atau segala kotoran yang menempel.
4. Wudhu
Berwudhulah sebagaimana ketika hendak salat.
5. Mengguyur Kepala
Mengguyur bagian kepala hingga tiga kali.
6. Siram Anggota Badan Sebelah Kanan Terlebih Dahulu
Siram anggota badan sebelah kanan hingga tiga kali, kemudian siram anggota badan pada bagian kiri sebanyak tiga kali juga.
7. Basuh Rambut hingga Pangkal Kepala
Membasuh rambut dan menyela pangkal kepala dengan cara memasukkan kedua tangan ke air, lalu menggosokkannya ke kulit kepala, dan kemudian menyiram kepala tiga kali.
8. Gosok Semua Bagian Tubuh
Gosok bagian tubuh sebanyak tiga kali, baik pada bagian depan, belakang, atau menyela rambut serta jenggot.
9. Pastikan Seluruh Anggota Tubuh Tersiram Air
Bilas seluruh tubuh dengan mengguyurkan air, dimulai dari sisi yang kanan, lalu lanjutkan dengan sisi tubuh kiri.
Lantas Apakah Mimpi Basah di Siang Hari pada Bulan Ramadhan Membatalkan Puasa?
Terkait hal itu, Ketua Prodi Ilmu Al-Quran dan Tafsir IAIN Surakarta, Tsalis Muttaqin, memberikan penjelasan.
Penjelasan tersebut disampaikan Tsalis Muttaqin melalui video yang diunggah di kanal YouTube Tribunnews, Selasa (21/4/2020).
Judul videonya adalah 'TANYA USTAZ: Apakah Mimpi Basah Membatalkan Puasa?'.
"Tentang mimpi basah ini, ulama-ulama fikih berpendapat bahwa mimpi basah itu, mimpi itu 'kan di luar kesengajaan manusia," kata Muttaqin.
Menurutnya, ketika seseorang bermimpi hingga menyebabkan keluarnya air mani secara tidak sengaja, maka puasa orang itu tidak batal.
"Ketika mimpi terjadi di luar kesengajaan manusia, ketika seseorang misalnya setelah Subuh terus siang hari, ketika berpuasa ternyata dia mimpi melakukan sesuatu yang menimbulkan dia keluar spermanya atau air maninya, maka dia tidak batal puasanya," terangnya.
Namun, setelah mimpi basah, seseorang harus melakukan mandi wajib atau mandi junub.
Muttaqin juga mengingatkan, mandi wajib harus dilakukan berhati-hati, jangan sampai justru membatalkan puasa karena air masuk ke mulut atau hidung.
"Jangan sampai ketika mandi besar itu ada air yang bisa masuk ke dalam anggota tubuh, yang itu justru membatalkan puasanya. Itu justru yang terpenting," tuturnya.
Puasa Batal Jika Air Mani Keluar dengan Sengaja
Terkait dengan air mani yang keluar akibat mimpi basah, ini berbeda dengan ketika terangsang akibat sengaja memandang sesuatu dengan nafsu.
"Misalnya ada seseorang memandang perempuan dengan nafsu di bulan Ramadhan saat dia berpuasa, sehingga keluar sperma, maka itu batal puasanya, karena itu ada unsur kesengajaan," jelas Muttaqin.
Dengan demikian, prinsipnya adalah keluarnya sperma di bulan Ramadhan yang disengaja akan mengakibatkan dosa dan membatalkan puasa.
Namun, jika air mani keluar secara tidak sengaja, seperti mimpi basah, tidak akan berdosa dan tidak membatalkan puasa.(TribunStyle.com/Gigih Panggayuh)
• Apakah Mandi pada Siang Hari Membatalkan Puasa Ramadhan? Ini Penjelasannya
• Bolehkan Menggosok Gigi dan Berkumur Pada Siang Hari saat Puasa Ramadhan? Simak Paparan Ini
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/ilustrasi-mimpi-basah_20160819_235708.jpg)