Ramadhan 2020
Jadwal Imsakiyah Wilayah Surabaya, Malang, dan Sekitarnya 3 Ramadhan 1441 H, Minggu 26 April 2020
Inilah jadwal imsakiyah 3 Ramadhan 1441 H atau Minggu (26/4/2020) untuk wilayah Surabaya, Malang, dan sekitarnya.
Penulis: Gigih Panggayuh Utomo
Editor: Dhimas Yanuar
TRIBUNSTYLE.COM - Inilah jadwal imsakiyah 3 Ramadhan 1441 H atau Minggu (26/4/2020) untuk wilayah Surabaya, Malang, dan sekitarnya.
Kementerian Agama (Kemenag) melalui laman resmi Bimas Islam telah merilis jadwal imsakiyah untuk Ramadhan 2020.
Jadwal tersebut lengkap mencakup seluruh wilayah provinsi di Indonesia.
Berikut ini jadwal imsakiyah untuk wilayah Jawa Timur, Surabaya dan sekitarnya 3 Ramadhan 1441 H atau Minggu (26/4/2020) yang dikutip dari situs bimasislam.kemenag.go.id.
Kota Surabaya
Imsak: 04.04
Subuh: 04.14
Zuhur: 11.30
Asar: 14.50
Magrib: 17.27
Isya: 18.37
Kota Malang
Imsak: 04.05
Subuh: 04.15
Zuhur: 11.31
Asar: 14.51
Magrib: 17.26
Isya: 18.37
• Raih Keutamaan 10 Hari Pertama di Bulan Ramadhan 1441 H dengan Lakukan Amalan-Amalan Ini
Kabupaten Banyuwangi
Imsak: 03.58
Subuh: 04.08
Zuhur: 11.24
Asar: 14.44
Magrib: 17.19
Isya: 18.29
Kabupaten Jember
Imsak: 04.01
Subuh: 04.11
Zuhur: 11.26
Asar: 14.46
Magrib: 17.22
Isya: 18.32
Kabupaten Jombang
Imsak: 04.06
Subuh: 04.16
Zuhur: 11.33
Asar: 14.52
Magrib: 17.28
Isya: 18.39
Kabupaten Kediri
Imsak: 04.07
Subuh: 04.17
Zuhur: 11.33
Asar: 14.53
Magrib: 17.29
Isya: 18.39
Kabupaten Lamongan
Imsak: 04.05
Subuh: 04.15
Zuhur: 11.32
Asar: 14.52
Magrib: 17.28
Isya: 18.38
Kabupaten Pasuruan
Imsak: 04.04
Subuh: 04.14
Zuhur: 11.30
Asar: 14.50
Magrib: 17.26
Isya: 18.36
Kabupaten Ponorogo
Imsak: 04.09
Subuh: 04.19
Zuhur: 11.36
Asar: 14.55
Magrib: 17.31
Isya: 18.41
Selengkapnya untuk mengakses jadwal imsakiyah di berbagai wilayah di Indonesia, klik di sini.
Adapun tata cara mendownload jadwal imsakiyah Ramadhan 1441 H/2020 seperti berikut ini.
- Masuk ke laman Jadwal Imsakiyah di bimasislam.kemenag.go.id.
- Pada laman tersebut akan tersedia pilihan untuk seluruh provinsi di Indonesia.
- Kemudian, sesuaikan provinsi dan kota atau kabupaten tempat tinggal untuk mendapatkan jadwal imsakiyah.
- Klik Proses Data.
- Tunggu beberapa saat hingga data jadwal imsakiyah yang telah dipilih ditampilkan.
- Hasil dapat diunduh dengan melakukan klik pada Export Excel.
Bacaan Niat Puasa
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ اَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ هذِهِ السَّنَةِ ِللهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma ghodin 'an adaa'i fardhi syahri romadhoona hadihis-sanati lillahi ta'aalaa.
Terjemahannya, "Saya niat berpuasa esok hari untuk menunaikan kewajiban di bulan Ramadhan tahun ini, karena Allah Ta'ala."
Doa Buka Puasa
اَللّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ
Allahumma lakasumtu wabika aamantu wa’alaa rizqika afthartu birahmatika yaa arhamar raahimiin
Terjemahannya, "Ya Allah karena-Mu aku berpuasa, dengan-Mu aku beriman, kepadaMu aku berserah dan dengan rezekiMu aku berbuka (puasa), dengan rahmat-MU, wahai Allah Tuhan Maha Pengasih."
Bacaan Dzikir dan Doa setelah Sholat Sunnah sebelum Subuh
Ada berbagai ibadah sunnah yang bisa dilakukan selama bulan Ramadhan, salah satunya adalah sholat sunnah dan dzikir.
Di antara sholat sunnah, pahalanya yang paling besar adalah sholat sunnah dua rakaat sebelum subuh.
Sholat sunnah ini biasanya juga disebut sebagai sholat sunnah fajar.
Hal ini dibuktikan dengan hadits Nabi:
رَكْعَتَا الْفَجْرِ خَيْرٌ مِنْ الدُّنْيَا وَمَا فِيهَا
Artinya: “Dua rakaat shalat sunnah subuh lebih baik daripada dunia dan seluruh isinya.”(HR. Muslim).
Selain melaksanakan sholat sunnah, rangkaian dzikir setelah sholat sunnah yang dilakukan saat jeda antara fajar dan sholat subuh juga bisa dilakukan.
Dilansir dari berbagai sumber, berikut ini adalah bacaan dzikir yang dilakukan saat jeda antara fajar dan sholat subuh.
- Diawali dengan membaca dzikir:
يَا حَيُّ يَا قَيُّومُ لآ إلَهَ إِلاَّ أَنْتَ
Ya hayyu ya qoyyum laa ilaaha illa anta (40 kali)
Artinya: “Wahai Yang Maha Hidup, Wahai Yang Maha Berdiri Sendiri, tiada tuhan selain Engkau”
- Kemudian dilanjutkan dengan:
- Membaca surat Al-Ikhlas sebanyak 11 kali
- Membaca surat Al-Falaq 1 kali
- Membaca surat An-Naas 1 kali
- Dilanjutkan membaca dzikir sebagai berikut:
سُبْحَانَ اللهِ وَبِحَمْدِهِ سُبْحَانَ اللهِ الْعَظِيْمِ أَسْتَغْفِرُ اللهَ
Subhanallah wabihamdihi subhanallahil ‘adzim astaghfirulloh
Artinya: “Maha Suci Allah, dan dengan memuji-Nya. Maha Suci Allah Yang Maha Agung. Aku memohon ampunan pada Allah”
- Dilanjutkan dengan berdzikir:
سُبْحَانَ مَنْ تَعَزَّزَ بِالْعَظَمَةِ سُبْحَانَ مَنْ تَرَدَّى بِالْكِبْرِيَاءِ سُبْحَانَ مَنْ تَفَرَّدَ بِالْوَحْدَانِيَّةِ سُبْحَانَ مَنْ احْتَجَبَ بِالنُّوْرِ سُبْحَانَ مَنْ قَهَرَ الْعِبَادَ بِالْمَوْتِ سُبْحَانَ مَنْ لَا يَفُوْتُهُ فَوْتٌ سُبْحَانَ الْأَوَّلُ الْمُبْدِىءُ سُبْحَانَ الْآخِرِ الْمُفْنِيْ سُبْحَانَ مَنْ تَسَمَّى قَبْلَ أَنْ يُسَمَّى سُبْحَانَ مَنْ عَلَّمَ آدَمَ الْأَسْمَاءَ سُبْحَانَ مَنْ كَانَ عَرْشُهُ عَلَى الْمَاءِ سُبْحَانَ مَنْ لَايَعْلَمُ قَدْرَهُ غَيْرُهُ )سُبْحَانَ اللهِ وَبِحَمْدِهِ سُبْحَانَ اللهِ الْعَظِيْمِ (3 X سُبْحَانَ رَبِّكَ رَبِّ الْعِزَّةِ عَمَّا يَصِفُوْنَ وَسَلَامٌ عَلَى الْمُرْسَلِيْنَ وَالْحَمْدُ لِلهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ
"Subhana Man ta’azzaza bil-adzomati, subhana Man tarodda bil-kibriyaa`i, subhana Man tafarroda bil wahdaniyyati, subhana man ihtajaba bin-nuuri, subahan Man qaharol ‘ibaada bil mauti, subhana Man laa yafuutuhu fautun, subhanal awwal al-mubdi, subhanal akhir al-mufni, subhana man tasamma qobla ay yusamma, subhana Man ‘allama Adamal asmaa`a, subhana man kaana ‘arsuhu ‘alal maa, subhana Man ya’lamu qadrohu ghoiruhu (Subhanallah wabihamdihi subhanallahil ‘adzim astaghfirulloh) subhana Robbika Robbil ‘izzati ‘ammaa yashifuun, wa salaamun ‘alal mursaliin walhamdu lillaahi rabbil ‘aalamiin"
Artinya: “Maha suci Dzat yang perkasa dengan keagungan-Nya, Maha suci Dzat yang berhiaskan kebesaran, Maha suci Dzat yang menyendiri dalam sifat keesaan-Nya, Maha suci yang berhijab dengan cahaya, Mahasuci Dzat yang melemahkan para hamba dengan kematian, Maha suci Dzat yang tidak disibukkan oeh kesibukan apapun, Maha suci Dzat yang Maha Awal dan Maha mengawali, Maha suci Dzat yang Maha Akhir dan Maha memfanakan, Maha suci Dzat yang menamai sebelum dinamai, Maha suci Dzat yang mengajarkan nama-nama kepada Adam, Maha suci Dzat yang singgsana-Nya berada di atas air, Maha suci Dzat yang kadar-Nya tidak diketahui oleh sesiapapun (Maha Suci Allah, dan dengan memuji-Nya. Maha Suci Allah Yang Maha Agung), Maha suci Tuhanmu, Tuhan Yang Maha lebih mulia dari apa yang mereka sifatkan, keselamatan bagi para Rasul, dan segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam”.
- Lalu berbaring ke samping kanan dengan membaca:
اللهم رَبَّ جِبْرِيْلَ وَمِيْكَائِيْلَ وَإِسْرَافِيْلَ وَعِزْرَائِيْلَ وَرَبَّ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَجِرْنِيْ مِنَ النَّارِ
Allahumma Robbi Jibrila wa Mikaila wa Isroofiila wa ‘Izrooiila, wa Robbi Sayyidina Muhammadin Shollallahu ‘alaihi wa sallam. Ajirnii minan naar”
Artinya: “Ya Allah, Tuhannya Jibril, Mikail, Israfil, Izrail, dan Tuhannya junjungan kami Muhammad SAW. Selamatkanlah kami dari neraka”.
Demikian bacaan dzikir setelah sholat sunnah fajar atau sholat di waktu fajar sebelum sholat subuh.
(TribunStyle.com/Gigih Panggayuh/Anggie)
• 6 Cara Diet Ketat Saat Puasa Ramadhan 2020/ 1441 H, Lakukan Secara Tepat Agar Hasil Maksimal
• Puasa Ramadhan, Apakah Makan Sahur Tetap Bisa Dilanjutkan Meski Sudah Imsak? Ini Penjelasannya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/jadwal-imsakiyah-ramadhan-1441-h-untuk-wilayah-surabaya-dan-sekitarnya.jpg)