Belva Devara Mengundurkan Diri dari Staf Khusus Presiden, Sosok Sahabat Sempat Khawatirkan Hal Ini
Iman Usman mengungkap sosok Belva Devara sebelum menjadi Staf Khusus Presiden Jokowi, sempat khawatirkan satu hal ini.
Penulis: Triroessita Intan
Editor: vega dhini lestari
"Makanya, ketika Belva cerita sama saya, "I was asked to join President's Special Staff", saya luar biasa gembiranya. Bukan karena status/ jabatan barunya itu, tapi saya tahu bahwa ada banyak hal2 keren yg bisa terwujud berkat gagasannya" lanjut Iman.
Meski begitu, Iman mengaku sempat mengkhawatirkan banyak hal, salah satunya adalah kesehatan Belva.
Bagi Iman, Belva adalah sosok yang totalitas dalam mengerjakan sesuatu.
ia menjelaskan jika sahabatnya tersebut kerja dari pagi ke malam hingga subuh.
"Di sisi lain, saya juga khawatir dengan banyak hal, salah satunya dengan kesehatannya. Saya bilang sama dia "there is no way you will do this like a part time job!". Saya tahu, mindsetnya & usahanya Belva, gak akan 50:50 antara Ruangguru & pemerintah. Tapi pasti akan jadi 200%! 100% Ruangguru dan 100% Pemerintah. Benar saja, dia bekerja mungkin sekitar 14-18 jam sehari. Pergi pagi ke Istana, siang-siang muncul di kantor sampe malam. Trus dari kantor biasanya masih ada meeting2 lagi di luar. Tengah malam/ subuh2, kadang masih chat saya, nanyain kerjaan."lanjut pria kelahiran Padang terebut.
Tanggapan Iman terhadap mundurnya Belva
Menanggapi keputusan Belva, Iman berharap jika keputusan Belva adalah yang terbaik.
Ia juga memberikan candaan kecil pada sahabatnya tersebut.
"Hari ini, seperti yg mungkin teman2 ketahui, @belvadevara sudah mengumumkan pengunduran dirinya secara resmi sbg Staf Khusus Presiden RI, & hal tersebut jg sudah diterima oleh Presiden. Semoga ini keputusan yg terbaik buat Belva & juga buat bangsa & negara saat ini - khususnya di tengah situsi sulit yang sedang kita hadapi bersama ini.
Mungkin ini jalannya Allah, supaya Belva bisa 200% di @ruangguru! :p
Let's make a bigger impact at @ruangguru!" pungkas Iman.
Mundurnya Belva ini juga telah direspon oleh presiden Joko Widodo.
Hal tersebut diungkapkan oleh Sekretaris Kabinet Pramono Anung.
"Memang benar, Presiden sudah menerima surat pengunduran diri dari Staf Khusus Presiden, Saudara Adamas Belva Syah Devara," kata Pram seperti dikutip dari Kompas.com, Selasa (21/4/2020).
"Presiden Joko Widodo menerima pengunduran diri Saudara Adamas Belva Syah Devara dan memahami alasan pengunduran dirinya itu," tambah Pramono Anung.
(TribunStyle.com / Triroessita)
• Profil Belva Devara, CEO Ruang Guru yang Pilih Mundur dari Stafsus Jokowi, Sukses di Usia Muda
• 5 Fakta Pengunduran Diri Belva Devara dari Staf Khusus Jokowi, Polemik Kartu Prakerja Jadi Alasan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/iman-usman-dan-belva-devandra.jpg)