Breaking News:

Virus Corona

5 Gejala Ringan yang Muncul Karena Infeksi Covid-19, dari Kehilangan Indera Perasa hingga Mual

Infeksi virus corona atau Covid-19 menyebabkan berbagai gejala dari yang ringan hingga berat.

Penulis: Anggie Irfansyah
Editor: Delta Lidina Putri
Freepik
Ilustrasi 

TRIBUNSTYLE.COM - Infeksi virus corona atau Covid-19 menyebabkan berbagai gejala dari yang ringan hingga berat.

Virus corona atau Covid-19 telah menyebar ke seluruh dunia dan menyebabkan jutaan orang terinfeksi. 

WHO bahkan telah menetapkan Covid-19 sebagai pandemi global. 

Dilansir dari Guardian, gejala umum yang terjadi karena infeksi virus corona adalah demam, batuk, kelelahan dan sesak napas. 

Sedangkan menurut laporan WHO, satu dari enam orang yang positif terinfeksi virus corona mengalami gejala sakit parah atau berat. 

Kisah Pasien Positif Corona Mendadak Sembuh Setelah Dengar Kabar Bahagia, Anaknya Lolos Kedokteran

UPDATE Corona Nasional 13 April 2020, Jawa Timur Lonjakan Pasien Covid-19 Terbanyak, Ada 119 Kasus

Ilustrasi
Ilustrasi (spiritriau.com)

Beberapa pasien positif Covid-19 yang rentan mengalami dampak infeksi berat adalah kelompok lanjut usia, penderita dengan riwayat tekanan darah tinggi, penyakit jantung, diabetes hingga penyakit pernapasan. 

Sementara itu, WHO juga melaporkan 80 persen penderita infeksi virus corona mengalami gejala ringan atau tanpa gejala sekalipun. 

Lalu, apa saja gejala ringan yang bisa muncul akibat infeksi virus corona

Dilansir dari Good Housekeeping, berikut ini beberapa gejala ringan yang mungkin terjadi pada pasien terinfeksi virus corona. 

  • Kehilangan indera penciuman dan perasa
Ilustrasi
Ilustrasi ()

British Rhinological Society, British Association of Otorhinolaryngology, dan American Academy of Otolaryngology-Head and Neck Surgery (AAO-HNS) menyebutkan bahwa tak peka bau dan rasa bisa berpotensi sebagai gejala dari Covid-19

Apabila merasakan gejala ini, sebaiknya segera melakukan isolasi mandiri selama 14 hari. 

Menurut laporan British Rhinological Society dan British Association of Otorhinolaryngology, dua dari tiga pasien positif Covid-19 di Jerman mengalami kehilangan kepekaan pada penciuman. 

Sementara itu, di Korea Selatan, presentasi pasien infeksi virus corona yang tidak peka terhadap bau ada sebanyak 30 persen. 

"Virus adalah penyebab umum perubahan kepekaan bau dan rasa karena ada infeksi di saluran pernapasan bagian atas," jelas Rachel Kaye, M.D., pakar laring dari Rutgers University.

Menurutnya, infeksi virus bisa menyebabkan peradangan dan pembengkakan pada lapisan rongga hidung, sehingga hidung tersumbat dan kehilangan kemampuan untuk mencium bau. 

  • Mudah lelah
Ilustrasi
Ilustrasi (merakilane.com)
Sumber: TribunStyle.com
Halaman 1/2
Tags:
Covid-19virus coronaWHO
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved