Virus Corona

Menyusul Tegal, Tasikmalaya Akan Local Lockdown, Nekat Melintas Tanpa Alasan Jelas Dapat Konsekuensi

menyusul Kota Tegal, pemerintah Kota Tasikmalaya Jawa Barat juga akan melakukan local lockdown atau karantina wilayah.

Freepik
Ilustrasi karantina virus corona dan wilayah 

TRIBUNSTYLE.COM - Pandemi virus corona di Indonesia hingga kini masih terus mengalami peningkatan jumlah pasien.

Hingga sore ini, Sabtu 28 Maret 2020 tercatat ada penambahan 109 kasus terkonfirmasi positif virus corona.

Menurut data yang dirilis covid19.go.id, total pasien Covid-19 yang meninggal dunia sebanyak 102 orang.

Sedangkan yang berhasil sembuh sebanyak 59 orang.

update 28 Maret 2020 jumlah pasien Covid-19
update 28 Maret 2020 jumlah pasien Covid-19 (covid19.go.id)

Viral Seorang Ibu Menangis di Taman Kota Saat Lockdown, Sikap Polisi yang Menertibkan Bikin Haru

Tinggal di Luar Negeri, Angie Virgin Ungkap Kondisi Saat Inggris Lockdown, Siapkan Kamar Untuk Suami

Untuk mengantisipasi penularan virus corona yang semakin meluas, pemerintah Kota Tegal bahkan menerapkan local lockdown.

Karantina wilayah di pesisir utara Pulau Jawa ini juga menjadi sorotan publik.

Seperti dilansir dari Kompas.com, local lockdown di Kota Tegal akan mulai diterapkan mulai hari Senin 30 Maret 2020.

Local lockdown di Kota Tegal ini rencananya akan berlangsung selama empat bulan.

Pemerintah Kota Tegal memutuskan untuk melakukan local lockdown rencananya hingga 30 Juli 2020 mendatang.

Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono umumkan lockdown
Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono umumkan lockdown (TribunJateng/ Istimewa)

Bahkan pemerintah Kota Tegal telah menyiapkan 500 beton MCB (Movable Concrete Barrier) seberat 2 ton untuk menutup sejumlah titik.

Total ada 49 hingga 50 titik di Kota Tegal yang akan ditutup.

Halaman
123
Ikuti kami di
Penulis: Vega Dhini Lestari
Editor: Delta Lidina Putri
Sumber: TribunStyle.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved