Virus Corona

Dampak Virus Corona, Pabrik di Magetan Potong Setengah Gaji, Karyawan Demo & Pecahkan Kaca

Gaji dipotong tanpa pemberitahuan karena virus corona, ribuan karyawan di Magetan, Jawa Timur nekat demo anarkis hingga pecahkan kaca mobil.

Dampak Virus Corona, Pabrik di Magetan Potong Setengah Gaji, Karyawan Demo & Pecahkan Kaca
Kolase Tribunstyle.com, Youtube Kompas,com
Foto Ribuan karyawan pabrik pakaian dalam di Magetan demo 

TRIBUNSTYLE.COM - Gaji dipotong hingga 50 persen tanpa pemberitahuan gara-gara virus corona, ribuan karyawan di Magetan, Jawa Timur nekat demo anarkis hingga pecahkan kaca mobil perusahaan.

Gara-gara virus corona, gaji ribuan karyawan di Magetan Jawa Timur hanya dibayarkan 50 persen.

Tak hanya itu, pemotongan gaji hingga 50 persen dengan alasan virus corona tersebut dilakukan tanpa adanya pemberitahuan.

Sontak pemotongan gaji membuat ribuan karyawan murka dan nekat melakukan demo anarkis.

Dikutip dari Kompas.com, ribuan karyawan pabrik pakaian dalam PT Bintang Karya Inti di Desa Karangsono, Kecamatan Karang Rejo, Kabupaten Magetan, Jawa Timur menggelar demo. 

Demo dilakukan setelah karyawan mengetahui pabrik hanya memberikan separuh gaji yang seharusnya mereka terima.

 

POPULER Kabar Corona Rabu 25 Maret 2020: Covid-19 Menyebar 168 Negara, Ada Berita Baik & Buruknya

Virus Corona, Song Joong Ki Isolasi Diri Setelah Pulang dari Kolombia, Ini Kondisi Eks Song Hye Kyo

Ribuan karyawan demo setelah perusahaan memotong gaji hingga 50 persen
Ribuan karyawan demo setelah perusahaan memotong gaji hingga 50 persen (YouTube Kompas.com)

Siti, salah satu karyawan perusahaan, mengatakan aksi demo terjadi spontan setelah karyawan mengetahui perusahaan hanya memberikan 50 persen gaji mereka tanpa adanya pemberitahuan sebelumnya.

"Pada ngumpul protes karena tanpa kesepakatan gaji kami hanya diberikan separuh,” ujar Siti saat dihubungi melalui sambungan telepon, Rabu (25/03/3030).

Siti menambahkan, PT Bintang Karya Inti hanya memberikan separuh gaji karyawan dengan alasan adanya wabah corona sehingga mempengaruhi penjualan pakaian dalam.

"Perusahaan juga akan menggaji karyawan dengan separuh gaji hingga 3 bulan ke depan," katanya. 

Halaman
123
Ikuti kami di
Editor: Dhimas Yanuar
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved