Ciri-Ciri dan Penyebab Tumor Payudara Jinak, Kenali dan Lakukan Pencegahan SADARI
Adanya benjolan di payudara belum tentu menandakan kanker, bisa jadi tumor jinak, kenali ciri-ciri dan langkah pencegahannya berikut ini.
Penulis: Gigih Panggayuh Utomo
Editor: Amirul Muttaqin
1. Fibroadenoma Mamae (FAM)
Merupakan jenis tumor payudara jinak yang paling dijumpai pada wanita muda usia sekitar 15 – 35 tahun.
Penyebabnya diduga adalah pengaruh hormon di dalam tubuh wanita.
Benjolan akibat FAM umumnya dapat hilang dengan sendirinya, tapi terkadang ada juga yang menetap dan membesar.
Untuk pasien yang sedang menggunakan terapi hormon, FAM menjadi lebih sering muncul.
Sementara ketika kadar hormon menurun, benjolan dapat menyusut terutama pada menopause.
2. Payudara fibrokistik
Perubahan payudara menjadi jaringan yang fibrokistik umumnya dianggap normal dan bisa terjadi pada sebagian besar wanita.
Payudara fibrokistik sering terjadi pada wanita usia 20-50 tahun, dan jarang sekali dilaporkan pada wanita menopause kecuali yang mendapatkan terapi hormonal.
Payudara jenis fibrokistik kemungkinan disebabkan oleh faktor perubahan hormonal terutama hormon estrogen.
Payudara fibrokistik ini biasanya tidak memiliki gejala, tapi pada beberapa wanita juga muncul gejala tumor payudara seperti: kebas, tidak nyaman, dan nyeri terutama di daerah payudara bagian atas.
3. Nekrosis lemak
Penyebab tumor payudara janis ini adalah rusaknya jaringan lemak di payudara.
Kondisi tersebut bisa disebabkan secara spontan karena cedera atau terapi radiasi.
Nekrosis lemak lebih tinggi risikonya pada wanita-wanita yang memiliki payudara besar dibandingan dengan wanita dengan ukuran payudara yang kecil.
Pada umumnya, nekrosis lemak pada payudara tidak memerlukan penanganan khusus.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/ilustrasi-payudara-sakit.jpg)