Apa Itu Jet Lag? Ini Gejala dan Cara Mengatasinya, Jangan Langsung Olahraga Berat
Apa itu Jet lag? Berikut ini adalah gejala dan cara mengatasi jet lag, jangan langsung lakukan olahraga berat.
Penulis: Gigih Panggayuh Utomo
Editor: Triroessita Intan Pertiwi
Dilansir dari situs Alodokter, berikut ini beberapa faktor yang perbesar risiko jet lag serta cara mengatasinya.
- Jumlah zona waktu yang dilewati
Makin banyak zona waktu yang dilewati, maka makin besar kemungkinan seseorang menderita jet lag.
- Terbang ke tempat di mana waktu akan berkurang
Misalnya bepergian dari Jakarta ke Australia, yang waktunya 3 jam lebih cepat dari waktu Jakarta atau waktu Indonesia bagian barat (WIB).
- Sering bepergian dengan pesawat terbang
Contohnya adalah orang-orang yang bekerja sebagai pilot, pramugari/pramugara, dan pebisnis.
- Berusia lanjut
Lansia membutuhkan waktu lebih panjang untuk menyesuaikan irama biologis tubuh dibandingkan dengan orang yang lebih muda.
- Kondisi pesawat yang tidak nyaman
Tekanan udara di kabin, kursi yang sempit, dan kondisi kabin pesawat yang tidak nyaman bisa memperparah gejala jet lag.
- Konsumsi alkohol
Minum alkohol secara berlebihan saat melakukan perjalanan udara dapat memperparah gejala jet lag.
Cara Mengatasi dan Mencegah Jet Lag
Umumnya, gejala jet lag akan membaik setelah beberapa hari sehingga tiddak memerlukan pengobatan khusus.
Tips sederhana berikut ini bisa dilakukan untuk mencegah dan mengatasi jet lag.
- Mengantisipasi perubahan zona waktu, dengan cara tidur dan bangun lebih cepat atau lebih lama dari biasanya, beberapa hari sebelum penerbangan.
- Pilih penerbangan yang tiba di tujuan pada siang menjelang sore, lalu usahakan untuk tidak tidur hingga pukul 22:00 waktu setempat.
- Jangan lupa untuk mengubah jam sesuai dengan waktu di tempat tujuan, agar dapat menyesuaikan aktivitas dengan waktu setempat.
- Minum air putih secukupnya, baik selama penerbangan maupun setelah tiba di tujuan, untuk mencegah dehidrasi yang dapat memperparah gejala jet lag.
- Hindari konsumsi alkohol dan kafein, 3-4 jam sebelum waktu tidur. Kedua minuman tersebut dapat membuat susah tidur.
- Hindari konsumsi makanan berat sesaat sebelum pesawat mendarat.
- Pastikan tubuh terpapar sinar matahari ketika sampai tempat tujuan, sebab berdiam diri di dalam ruangan dapat memperparah gejala jet lag.
- Gunakan penyumbat kuping dan penutup mata untuk mengurangi suara dan paparan cahaya selama tidur di pesawat.
Namun, jika jet lag tak kunjung membaik, segeralah berkonsultasi dengan dokter.
Jangan Langsung Berolahraga Berat Saat Jet Lag
Seperti diketahui, gejala umum jet lag adalah rasa kantuk yang berlebihan serta kelelahan di siang hari.
Sementara pada siang hari, aktivitas manusia akan lebih banyak dilakukan.
Hindari melakukan aktivitas atau olahraga yang berat saat irama biologis tubuh belum sesuai dengan waktu setempat akibat jet lag.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/jet-lag_20171212_095732.jpg)