Breaking News:

Kesal Menantunya Tak Hamil Setelah 10 Tahun Menikah, Mertua Nekat Bakar Hidup-hidup Nyaris Jadi Abu

Tak segera menimang cucu, seorang mertua nekat masukkan menantu ke peti mati dan bakar hidup-hidup.

Editor: Monalisa
Manvender Vashist
Ilustrasi kremasi 

TRIBUNSTYLE.COM - Tak segera menimang cucu, seorang mertua nekat masukkan menantu ke peti mati dan bakar hidup-hidup.

Seorang wanita di India harus menerima kenyataan dibakar hidup-hidup oleh sang mertua di dalam peti mati.

Aksi nekat sang mertua ini dipicu lantaran tak tahan ingin segera menggendong cucu.

Sayangnya, sang menantu, Putul Khumari tak juga kunjung hamil meski sudah 10 tahun menikah.

Calon Istri Meninggal Sehari Setelah Pria Ini Posting Undangan Pernikahan, Kini Dipenuhi Ucapan Duka

Dugaan Pemerintah China Tutupi Jumlah Korban, Rumah Kremasi di Wuhan Disebut Bakar 100 Mayat Perhari

Selama itu pula sang mertua mengecap Putul Khumari sebagai wanita mandul yang tak bisa memberikan keturunan.

Siapa sangka sebelum dibakar hidup-hidup ternyata Putul Khumari harus menerima siksaan dari sang mertua.

Untung saat dibakar polisi cepat datang dan menyelamatkan Putul Khumari sebelum jadi abu.

Meski begitu, wanita itu kini masih dalam kondisi tidak sadarkan diri dan dirawat di rumah sakit secara intensif.

Kremasi
Kremasi (thecheaproute.com)

Polisi yang menghimpun keterangan di lapangan mendapati jika Putul Khumari sudah lama dan berulang kali disiksa secara fisik oleh mertuanya.

Alasannya sudah 10 tahun membina rumah tangga Putul Kumari tak kunjung hamil.

Mertuanya geram karena ingin gendong cucu tak kesampaian dan mencap Putul mandul.

Pada Senin (21/1) malam siksaan yang paling hebat diterima Putul.

Kepalanya dibenturkan ke dinding amat keras oleh mertuanya.

Viral Suami asal Thailand Usap Mata Istri Sebelum Dikremasi Malah Dapati Mata Istri Bergerak & Hidup

VIRAL Video Mempelai Pria Babak Belur Dihajar Keluarga Pengantin Wanita, Pesta Berubah Aib Memalukan

Pingsan, Putul kemudian dimasukkan ke peti mati kemudian dibawa oleh mertuanya ke tepi sungai.

Di sana sudah dipersiapkan perapian yang biasa digunakan untuk membakar jenazah/kremasi tradisional adat India.

Halaman
1234
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved