Breaking News:

Virus Corona

UPDATE Virus Corona, Banyak Pejabat Tinggi di China Dipecat Karena Kematian Capai 100 Jiwa per Hari

Update terbaru jumlah korban virus corona, banyak pejabat tinggi di China dipecat karena kematian capai 100 jiwa perhari.

Anthony WALLACE / AFP
Seorang anak mengenakan masker mengendarai skuternya melewati seorang polisi (kanan) yang mengenakan alat pelindung di luar Rumah Hong Mei di Cheung Hong Estate, Hong Kong (11/2/2020), setelah evakuasi lebih dari 100 orang dari perumahan dan empat warga di dua apartemen berbeda dinyatakan positif terkena virus corona. 

Dilansir dari New Zealand Herald, dalam satu hari jumlah kematian akibat virus Corona mencapai lebih dari 100 orang.

Di China, jumlah korban jiwa virus corona melonjak menjadi 1.110 pada hari ini.

Seperti diketaui, virus corona  pertama kali ditemukan di Wuhan, Provinsi Hubei pada Desember 2019.

Namun virus itu terus menyebar secara global.

Banyak pejabat tinggi di China dipecat

Media pemerintah China melaporkan, dilansir dari BBC, pada Selasa (11/2/2020), Zhang Jin, ketua komisi kesehatan provinsi Hubei Partai Komunis, dan, Liu Yingzi, direktur komisi kesehatan, telah dihentikan dari jabatan mereka.

Pemecatan ini berlangsung satu hari setelah 103 kematian karena virus corona dilaporkan di provinsi Hubei.

Di mana jutaan orang masih diisolasi dan mengeluhkan kurangnya pangan.

Singapura Terancam Lumpuh Karena Virus Corona, Kode Oranye Diperingatkan Pada Warga, Ini Maksudnya

Film Mulan Terancam Ditunda Sampai Virus Corona di China Mereda

Seorang wanita yang mengenakan masker berjalan melewati rak-rak kosong di sebuah supermarket lokal di Singapura.
Hal ini terjadi setelah pemerintah setempat menaikkan tingkat waspada virus corona di Singapura pada (8/2/2020).
Warga Singapura yang cemas antrean panjang di toko kelontong dan membersihkan rak-rak barang-barang penting.
Seorang wanita yang mengenakan masker berjalan melewati rak-rak kosong di sebuah supermarket lokal di Singapura. Hal ini terjadi setelah pemerintah setempat menaikkan tingkat waspada virus corona di Singapura pada (8/2/2020). Warga Singapura yang cemas antrean panjang di toko kelontong dan membersihkan rak-rak barang-barang penting. (Roslan RAHMAN / AFP)

Komentar ahli dari Harvard kenapa Indonesia belum terjangkit

Ketiadaan kasus virus corona di Indonesia memicu kekhawatiran peneliti Harvard.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Penulis: Dhimas Yanuar Nur Rochmat
Editor: Suli Hanna
Sumber: TribunStyle.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved