6 Fakta Penjemputan Paksa Nikita Mirzani, Sempat Mangkir 2 Kali Hingga Dapat Fasilitas Khusus

Nikita Mirzani yang berstatus tersangka kasus dugaan penganiayaan dijemput paksa oleh pihak kepolisian Polres Metro Jakarta Selatan, Jumat (31/1/2020)

Kompas.com/ANDIKA ADITIA
Nikita Mirzani jadi tersangka kasus penganiyaan Dipo Latief 

TRIBUNSTYLE.COM - Nikita Mirzani yang berstatus tersangka kasus dugaan penganiayaan dijemput paksa oleh pihak kepolisian Polres Metro Jakarta Selatan, Jumat (31/1/2020) dini hari.

Penjemputan paksa ini terkait dugaan melakukan penganiayaan terhadap Dipo Latief yang kini menjadi mantan suaminya.

Dipo Latief melaporkan peristiwa itu pada akhir 2018 dengan dua tuduhan, yakni dugaan penganiayaan dan penggelapan barang.

1. Dijemput paksa usai 2 kali mangkir

Pada 13 Juli 2019, Nikita disebut telah menjalani pemeriksaan oleh pihak kepolisian terkait statusnya sebagai tersangka.

Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan menanti pihak Polres Jaksel menyerahkan Nikita Mirzani sebagai tersangka.

Penyerahan Nikita merupakan tahap kedua, artinya pihak kepolisian akan menyerahkan Nikita beserta barang bukti kasus tersebut.

Tahap pertama telah dilakukan pada 16 Desember 2019 dan berkas perkara sudah dinyatakan lengkap alias P21.

Tak kunjung memenuhi dua kali pemanggilan, polisi pun menjemput paksa Nikita.

Nikita Mirzani Marah-marah Minta Bayinya Boleh ke Tahanan, Sahabat Ungkap Si Bungsu Sudah di Polres

2. Dijemput dini hari dan bertahan dalam mobil

Halaman
1234
Ikuti kami di
Editor: Triroessita Intan Pertiwi
Sumber: TribunStyle.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved