Cara Meredakan Stres pada Anak, Jangan Biarkan Terjerumus ke Dalam Praktik Bullying
Cegah anak terjerumus ke dalam praktik bullying, ini cara meredakan stres pada anak.
Penulis: Gigih Panggayuh Utomo
Editor: vega dhini lestari
TRIBUNSTYLE.COM - Cegah anak terjerumus ke dalam praktik bullying, ini cara meredakan stres pada anak.
Stres dan perasaan depresi tidak hanya dialami orang dewasa saja.
Anak-anak yang memiliki dunia penuh fantasi juga bisa mengalami stres atau depresi.
Namun, kondisi stres pada anak sulit dikenali, terlebih anak-anak sering tidak sadar bahwa dirinya sedang mengalami depresi.
• Inilah 5 Manfaat Kopi yang Tidak Banyak Orang Tahu, Bisa Cegah Gangguan Fungsi Otak hingga Depresi
Sebagai orang tua yang baik, sudah semestinya berusaha mengenali tanda-tanda yang muncul ketika anak stres.
Umumnya, anak yang mengalami stres atau depresi itu ditandai dengan perubahan suasana hati, perubahan pada jadwal tidurnya, mengompol saat tidur, sulit berkonsentrasi, menjadi lebih penakut, dan hal-hal serupa.
Si kecil yang tiba-tiba tidak mau ke sekolah juga patut dicurigai.
• 6 Cara Sederhana untuk Mengatasi Stres, Jangan Ragu Keluarkan Unek-unek
Jangan sampai anak malah terjerumus ke hal-hal yang tidak diinginkan, seperti praktik bullying, baik sebagai korban maupun pelaku.
Memang tidak seperti membalikkan telapak tangan untuk memperhatikan perubahan perilaku anak yang menandai adanya perasaan depresi.
Untuk mencegah hal tersebut, ini cara meredakan stres pada anak yang dilansir dari beberapa sumber.
1. Beri semangat dan motivasi

Selalu beri semangat dan motivasi kepada anak.
Jangan biarkan anak mudah menyerah ketika mendapatkan masalah yang sulit.
Yakinkan pada si kecil bahwa dirinya bisa menghadapai situasi yang sesulit apa pun.
2. Katakan bahwa tidak ada yang sempurna
