Breaking News:

Kaleidoskop 2019

Kaleidoskop Maret 2019, Teriakan Satu Keluarga Nyaris Putus Asa Terjebak Banjir di Ruas Tol Ngawi

kaleidoskop Maret 2019. Kisah pilu satu keluarga berhasil selamat dari kepungan banjir di ruas tol Ngawi. Nyaris putus asa & hanyut.

Tayang:
Editor: Monalisa
Kompas.com / Facebook
Kisah keluarga terjebak banjir di ruas tol Ngawi-Kertosono, teriakan tak didengar menangis putus asa. 

TRIBUNSTYLE.COM - Terangkum dalam kaleidoskop Maret 2019.
Beredar viral di sosial media aksi heroik pengemudi mobil menyelamatkan satu keluarga yang terjebak banjir di ruas tol Ngawi-Kertosono.
Aksi dramatis pengguna jalan tol membantu menyelamatkan dua anak kecil, seorang pria dan seorang ibu yang terjebak banjir bandang di sekitar ruas Tol Ngawi -Kertosono menjadi viral di media sosial.
Nanda Sapto Wati, seorang ibu bhayangkari Polres Kediri mengabadikan dengan rekaman video saat-saat Aiptu Sujadi, suaminya bersama anaknya dan seorang pengguna jalan lainya menyelamatkan satu keluarga yang terjebak banjir pada Kamis (7/3/2019).  

Tak hanya merekam, Nanda juga mengunggah video aksi dramatis suami bersama anaknya dan seorang pengguna jalan tol lainnya di akun facebooknya hingga akhirnya viral di berbagai media sosial.
Hingga Sabtu (9/3/2019) dinihari, dua video aksi dramatis penyelamatan satu keluarga itu sudah dibagikan 50.869 kali, dikomentari 4.241 netizen dan disukai 15.436.

Namun usai membantu menyelamatkan satu keluarga yang terjebak banjir, Nanda tidak mengetahui nama dan alamat keluarga itu.
Belum genap sehari diunggah, Nanda mendapatkan informasi di inbox facebooknya bila keluarga yang diselamatkan itu tinggal di Karangrejo, Kecamatan Karangrejo, Kabupaten Magetan. 
Kompas.com yang mendapatkan informasi dari Nanda tentang lokasi pengungsian keluarga yang diselamatkan langsung mencari alamatnya. Setelah selamat dari jebakan banjir, rupanya keluarga yang diselamatkan pengguna tol itu berasal dari Dusun Sumberejo, Desa Kersikan, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi.

Satu keluarga yang diselamatkan yakni Arina Fitroh (35) dan dua anaknya, Sifa Nurkaromah (5), Khamim Nurmahmudin ( 3) serta kakak kandungnya, Arif Rosidi (47). Pascabanjir menerjang rumahnya di Ngawi, Arina bersama dua anak dan kakaknya tinggal di rumah Kasidi, pamannya, di Dukuh Gandu, Desa Karangrejo, Kecamatan Karangrejo, Kabupaten Magetan atau sekitar 16 Km dari Kota Madiun.

Ditemui Kompas.com di kediaman pamannya, Jumat (8/3/2019) malam, Arif Rosidi (47), masih mengingat detik-detik yang menegangkan saat nyawanya bersama dua keponakan dan adik perempuannya diselamatkan Aiptu Sujadi bersama anaknya di pinggir ruas tol Ngawi - Kertosono, Kamis (7/3/2019) sore.

Aksi dramatis penyelamatan dirinya oleh pengguna tol itu akan menjadi sejarah baginya karena saat itu ia sudah pasrah hendak tenggelam terseret banjir. Apalagi saat itu Arif sudah berteriak sekeras-kerasnya untuk minta tolong kepada pengguna jalan namun tidak ada yang menghiraukannya.

Padahal saat itu ia bersama Arina Fitroh (35) adiknya bersama dua keponakannya Sifa Nurkaromah (5) dan Khamim Nurmahmudin (3) berjuang untuk selamat dari jebakan banjir. Arif bersama bersama adik dan dua keponakannya sore itu hendak mengungsi di dusun sebelah yang memiliki dataran tinggi setelah rumahnya tenggelam diterjang banjir.

"Sore itu saya sudah hampir putus asa karena sudah berteriak-teriak minta tolong 15 menit tetapi tidak ada satupun pengguna jalan tol yang mempedulikan. Padahal kondisi kami dalam posisi terjebak banjir dengan ketinggian air setinggi leher orang dewasa," ujar Arif.

 Penampakan Banjir Madiun yang Viral di Medsos, Separuh Jalan Tol Tenggelam, Mobil Hingga Terperosok

Aksi penyelamatan anak korban <a href='https://style.tribunnews.com/tag/banjir' title='banjir'>banjir</a>.

Aksi penyelamatan anak korban banjir.(Repro bidik layar Facebook Nanda Sapto Wati)

Namun rupanya takdir berkata lain. Dalam keputusasaannya, tiba-tiba sebuah mobil menepi di pinggir jalan tol. Seorang pria keluar dari dalam mobil mencoba membantunya keluar dari jebakan banjir.

Namun sayangnya, pria yang baru turun dari mobil itu tidak bisa membantunya karena tidak bisa berenang. Padahal saat itu Arif sedang menggendong anak pertama adiknya, Sifa Nurkaromah (5).

Tak hilang akal, pria yang tidak bisa berenang itu mencoba bantuan lain. Pria itu lalu mencegat kendaraan lain yang melintas di ruas tol Ngawi-Kertosono.

"Bapak itu sudah berulang kali mencegat tetapi tidak ada yang mau berhenti. Tak berapa lama kemudian, sebuah mobil mau berhenti menepi," kata Arif.

 Penampakan Banjir Madiun yang Viral di Medsos, Separuh Jalan Tol Tenggelam, Mobil Hingga Terperosok

Tak lama kemudian, seorang pria yang mengemudikan mobil itu keluar dan langsung masuk ke parit pembatas jalan tol dengan sawah. Arif tidak mengetahui kalau pria yang menolongnya itu adalah seorang anggota polisi Polres Kediri bernama Aiptu Sujadi.

Mengetahui Sujadi bersedia menolong, Arif langsung meminta agar anggota Satlantas Polres Kediri yang kesehariannya bekerja di Samsat Katang itu menolong putri adiknya terlebih dahulu.

"Saya minta bapak itu untuk mengambil Sifa dulu. Setelah itu saya langsung berenang menjemput Khamim," ungkap Arif.

Setelah Khamim selamat, Arif kembali berenang menjemput Arina yang jaraknya sekitar 20 meter karena adiknya itu tidak bisa berenang. Setibanya di kawat pembatas jalan tol, Arif membegang dua kawat berduri pembatas agar Arina bisa keluar menuju jalan tol.

Di pinggir jalan tol, Sujadi membantu dengan mengulurkan bambu agar Arina bisa ditarik keluar dari jebakan banjir.

 Viral Video Penyelamatan Pasutri dan 2 Anaknya Terombang Ambing Banjir di Madiun Jawa Timur

Sumber: TribunStyle.com
Halaman 1/3
Tags:
banjirTol Ngawi - KertosonoNgawiArif Rosidikaleidoskop Maret 2019
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved