Breaking News:

Sering Mengingat Kejadian Memalukan dan Susah Tidur? Ini 10 Ciri-ciri Kamu Sering Overthinking

Kesehatan mental - Sering mengingat kejadian memalukan dan sering susah tidur? ini 10 ciri-ciri kamu sering overthinking.

Tayang:
The Conversation
Kesehatan mental - Sering mengingat kejadian memalukan dan sering susah tidur? ini 10 ciri-ciri kamu sering overthinking. 

TRIBUNSTYLE.COMKesehatan mental. Sering mengingat kejadian memalukan dan sering susah tidur? ini 10 ciri-ciri kamu sering overthinking.

Hubungan antara overthinking (terlalu banyak berpikir) dan masalah kesehatan mental seperti kacang dan kulit.

Overthinking sangat terikat dengan masalah psikologis, seperti depresi dan kecemasan.

Dimungkinkan bahwa overthinkkin menyebabkan penurunan kesehatan mental dan ketika kesehatan mental menurun, semakin besar kemungkinan untuk manusia jadi terlalu banyak berpikir.

Dilansir dari INC, memang sulit untuk mengenali kebiasaan overthinkking ketika terjebak di tengah-tengahnya lingkaran tersebut.

Sering Overthinking Ketika Pacaran? Coba 4 Cara Ini untuk Segera Menghentikan Sebelum Semakin Parah

5 Penyebab Penyakit Jantung yang Menyerang Wanita di Usia Muda, dari Merokok Hingga Stres

Faktanya, otak manusia sering mencoba meyakinkan diri mereka hanya mengkhawatirkan dan merenung tapi terkadang hal tersebut tidak membantu.

Lagi pula, bukankah mencari solusi lebih baik atau mencegah diri melakukan kesalahan yang sama saja dengan menghabiskan lebih banyak waktu untuk berpikir? Belum tentu.

Overthinkking adalah masalah nyata, semakin banyak berpikir, semakin buruk perasaan yang dirasakan.

Dan perasaan kesengsaraan, kecemasan, atau kemarahan dapat mengaburkan penilaian dan mencegah mengambil tindakan positif.

Ilustrasi Otak Lemot
Ilustrasi Otak Lemot (Kompas.com)

Dua Bentuk overthinkking

Overthinking datang dalam dua bentuk; merenungkan masa lalu dan mengkhawatirkan masa depan.

Berbeda dengan pemecahan masalah, pemecahan masalah melibatkan berpikir tentang solusi.

5 Tips Menjaga Mata dari Gangguan Penglihatan, Terapkan Aturan 20/20/20, Apa Itu?

5 Komplikasi yang Mungkin Terjadi Pada Penderita Diabetes di Usia Muda, Depresi Hingga Gagal Ginjal

Overthinking hanya berkutat pada masalah, overthinking juga berbeda dari merefleksi diri.

Refleksi diri yang sehat adalah mempelajari sesuatu tentang diri sendiri atau mendapatkan perspektif baru tentang suatu situasi.

Tetapi overthinking termasuk mencakup memikirkan seberapa buruk perasaan yang dirasakan dan memikirkan semua hal yang tidak dapat dikendalikan.

Perbedaan antara pemecahan masalah, refleksi diri, dan terlalu banyak berpikir bukanlah tentang jumlah waktu yang dihabiskan dalam berpikir.

Waktu yang dihabiskan untuk mengembangkan solusi kreatif atau belajar dari perilaku adalah produktif.

Tetapi waktu yang dihabiskan untuk terlalu banyak berpikir, meski itu 10 menit atau 10 jam, tidak akan meningkatkan kualitas diri.

Musim Hujan Segera Tiba, Ingat Kembali 9 Ciri-ciri Gejala dan Bahaya Tapal Kuda Demam Berdarah Anak

Simak 3 Tips Sukses Mengurangi Berat Badan, Semua Berawal dari Mental & Makanan Bukan Musuh

Ilustrasi
Ilustrasi (lamenteesmaravillosa.com)

Tanda seorang overthinker

Ketika sadar akan kecenderungan untuk terlalu banyak berpikir, manusia seharusnya mengambil langkah untuk berubah.

Tetapi pertama-tama, manusia harus menyadari bahwa terlalu banyak berpikir sangat berbahaya.

Orang berpikir bahwa terlalu banyak berpikir bakal mencegah hal-hal buruk terjadi.

Tetapi, banyak penelitian mengatakan bahwa terlalu banyak berpikir buruk bagi kesehatan mental dan tidak melakukan apa pun mencegah menyelesaikan masalah.

Berikut adalah 10 tanda bahwa kamu adalah seorang yang terlalu banyak berpikir (Overthinker):

  • Sering mengingat saat-saat memalukan berulang kali
  • Sulit tidur karena rasanya otak tidak mau berhenti
  • Sering mengulang pertanyaan "bagaimana jika ..."
  • Sering menghabiskan banyak waktu untuk memikirkan makna tersembunyi dalam hal-hal yang orang katakan atau peristiwa yang sedang terjadi
  • Mengulangi percakapan dengan orang-orang lain dalam pikiran dan memikirkan semua hal yang diharapkan atau tidak saya katakan
  • Selalu mengingat kembali kesalahan saya.
  • Ketika seseorang mengatakan atau berperilaku yang tidak disukai, sering memikirkannya kembali
  • Terkadang tidak menyadari apa yang terjadi di sekitar, karena memikirkan hal-hal yang terjadi di masa lalu atau mengkhawatirkan hal-hal yang mungkin terjadi di masa depan.
  • Sering menghabiskan banyak waktu untuk mengkhawatirkan hal-hal yang di luar kendali
  • Sering tidak bisa melupakan kekhawatiran

Menangani Overthinking

Jika menyadari bahwa cenderung sering terjebak dalam pemikiran berlebihan, jangan mudah putus asa.

Coba ambil langkah-langkah untuk mendapatkan kembali waktu, energi, dan kekuatan otak dan mencoba keluar dari lingkaran overthinking.

Jadwalkan waktu untuk berpikir lalu coba latih kekuatan mental yang bisa membantu berhenti memikirkan hal yang terlalu banyak. (Tribunstyle/Dhimas Yanuar)

4 Kebiasaan Sepele yang Bisa Mengganggu Kesehatan, dari Begadang hingga Menggunakan Headset

7 Waktu yang Tepat Mendengarkan Musik Untuk Kurangi Tingkat Stres, Pas Memasak hingga Bersih-bersih

Sumber: TribunStyle.com
Tags:
overthinkingkesehatan mentaldepresikecemasan
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved